Sabtu, 06 Mar 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bersihkan Kebun Salak, Nengah Ada Meninggal Jatuh dari Tebing

23 Februari 2021, 21: 15: 26 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Bersihkan Kebun Salak, Nengah Ada Meninggal Jatuh dari Tebing

JENAZAH : Warga bersama aparat mengevakuasi jenazah Nengah Ada di Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, Selasa (23/2) pagi. (istimewa)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Nengah Ada meninggalkan rumah sehari sebelum ditemukan meninggal, Selasa (23/2) pagi. Pria bujang asal Banjar Pateh, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem ini, meninggal diduga karena terjatuh dari ketinggian sekitar 15 meter. 

Jenazah Nengah Ada ditemukan keluarganya sendiri di sungai di atas bebatuan. Informasi yang dihimpun, Nengah Ada sempat tinggalkan rumah, sejak Senin (22/2) siang. Kabarnya korban akan membersihkan kebun salaknya, namun dia tak kembali ke rumah.

Karena itu, keluarga korban sempat bingung karena Nengah Ada tak kunjung balik ke rumah. Keluarga lantas mencarinya, dan  korban akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.

Perbekel Duda Timur, Gede Pawana mengatakan, korban jatuh saat akan bersihkan kebun salak di sekitar tebing. Jasadnya ditemukan Selasa (23/2) sekitar pukul 10.30 Wita. "Korban diduga jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter.  Korban dievakuasi dari lokasi bersama - sama warga," ungkap I Gede Pawana.

Kapolsek Selat, AKP Bambang Haryanto, membenarkan kejadian tersebut. Sebelum kejadian, Senin (22/2) sekitar pukul 14.30 Wita, korban pergi dari rumahnya. Sekitar pukul 15.00 Wita, ada warga yang melihat korban sedang berada di kebun salak. 

Dikatakan AKP Bambang Haryanto, keluarga sudah mencarinya ke mana-mana, namun  baru keesokan harinya Nengah Ada ditemukan meninggal. "Di saat pencarian itu, saksi menemukan korban sudah meninggal dunia," jelas AKP Bambang.

Menurut AKP Bambang, pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah. Karena itu, keluarga korban menolak untuk dilaksanakan outopsi. "Terkait kematian korban, pihak Keluarga menerima sebagai musibah," pungkasnya. 

(bx/aka/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news