Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Duduk Bermeditasi Seperti Patung, Bule Ini Bikin Warga Curiga

03 Maret 2021, 18: 38: 30 WIB | editor : Nyoman Suarna

Duduk Bermeditasi Seperti Patung, Bule Ini Bikin Warga Curiga

BIKIN CURIGA : Polsek Tampaksiring saat memastikan aktivitas bule di banjar Umadawa, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (3/3). (IST)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Ada-ada saja aksi bule yang satu ini. Ia duduk sejak pagi seperti patung di emperan gubuk kecil yang ada di dekat lapangan voli di Banjar Umadawa, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Rabu (3/3). Hal itu pun membuat masyarakat setempat sempat curiga.

Informasi di lapangan menyebutkan jika masyarakat setempat merasa curiga dengan apa yang dilakukan bule laki-laki tersebut. Terlebih saat didekati dan disapa, bule itu tidak menyahut. Namun ia tetap duduk tak bergerak dengan mata yang terbuka. Untuk menghindari hal-hal yang diinginkan, salah satu warga pun melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa setempat dan diteruskan ke Polsek Tampaksiring.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tampaksiring, AKP I Wayan Sujana membenarkan peristiwa tersebut. Ia menerangkan jika saat Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kangin Aiptu I Made Sudiarta bersama Babinsa dan Kelian Dinas Banjar Umadawa mendatangi TKP sekitar pukul 10.00 Wita, bule tersebut masih duduk dan tak bergerak. 

Baca juga: Biaya Sewa Hotel Karantina OTG di Gianyar Ditunggak Pemerintah

Dan setelah mengumpulkan informasi dan pengecekan, diketahui jika bule tersebut bernama Rama Deva Jensen, 20, yang tinggal di sebuah perumahan di kawasan Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Bule tersebut datang ke Pasraman Bali Eling Spirit di Banjar Umadawa untuk ikut melakukan Yoga di pasraman tersebut. "Jadi yang bersangkutan datang ke Pasraman Bali Eling Spirit Umadawa untuk ikut Yoga," paparnya.

Informasi itu diperoleh dari penanggung jawab pasraman, Jro Ratni yang turut hadir di lokasi. Dan menurutnya, bule tersebut duduk di emperan gubuk tersebut untuk menikmati alam persawahan dalam masa penyembuhannya. 

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news