Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Ini Yang Dirasakan Anggota Dewan Gianyar Usai Divaksin

04 Maret 2021, 17: 32: 10 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ini Yang Dirasakan Anggota Dewan Gianyar Usai Divaksin

DIVAKSIN : Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi saat divaksin, Kamis (4/3). (IST)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sementara Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi, mengaku tidak merasakan efek apa pun usai mengikuti vaksinasi di RSUD Sanjiwani, Kamis (4/3). "Biasa saja, banyak yang bilang mengantuk, tapi saya tidak," ujarnya.

Apalagi setelah divaksin ia langsung kembali bekerja karena memang ada beberapa kegiatan yang harus dihadirinya. “Mungkin karena kegiatan juga padat jadi tidak merasakan itu,” imbuh srikandi PDIP berusia 51 tahun tersebut.

Ratnadi mengikuti vaksinasi bersama 36 orang anggota DPRD Gianyar lainnya. Dimana selain kebut vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (nakes), Dinas Kesehatan Gianyar juga mulai memberikan vaksinasi kepada para pejabat public. Dan Kamis merupakan giliran anggota DPRD Gianyar

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Mangku Sudiarta Kebakaran

Dari pantauan di lapangan, sebanyak 37 anggota dewan mengikuti proses vaksinasi yang lancar. Tidak ditemui kendala selama proses vaksinasi. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Ida Komang Upeksa, yang juga Dirut RSUD Sanjiwani mengatakan bahwa seluruh anggota DPRD Gianyar dalam kondisi sehat sehingga bisa menjalani vaksinasi. "Semua lolos screening, dan semuanya sehat. Sehingga bisa menjalani vaksinasi," ujarnya.

Pihaknya pun mengapreasi seluruh  anggota DPRD Gianyar yang telah mengikuti vaksinasi. Sebab sebagai wakil rakyat, hal tersebut tentu akak dicontoh oleh masyarakat. "Semangat anggota dewan dalam vaksin memberikan support untuk kita semua dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19 ini," tegasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam vaksinasi tahap kedua ini, pihaknya mulai menyasar para pejabat publik, Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun non ASN utamanya yang melakukan pelayanan publik. 

"Sesuai dengan tahapan, di bulan Maret atau tahap ke 2 kita menyasar para pelayan publik, ASN non ASN, lansia di atas 60 tahun, dan seterusnya. 

Ia menyebutkan, setiap kali ada jadwal vaksinasi, pihaknya sanggup melakukan 200 kali vaksinasi per hari. "Kita di Gianyar dari 20 faskes yang ada, kami di RS Sanjiwani rata-rata mampu melayani 200 orang per hari," sambungnya.

Dan seiring berjalannya vaksinasi, menurutnya kini tingkat kesadaran masyarakat untuk divaksin mulai meningkat. Apalagi sebelum divaksin, terlebih dahulu dilakukan screening demi keamanan bersama. "Kalau sudah aman, baru kita siap melakukan vaksinasi," tandasnya.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news