Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Duel Lawan Maling, Anak Terluka, Ayahnya Akhirnya Tewas Dikeroyok 

05 Maret 2021, 01: 32: 34 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Duel Lawan Maling, Anak Terluka, Ayahnya Akhirnya Tewas Dikeroyok 

Ilustrasi. (Grafis Kevin)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS- Kamis (4/3) sekitar pukul 03.00 Wita menjadi hari naas bagi Ahmad Miskadi, 40. Buruh bangunan asal Jember, Jawa Timur ini, tewas bersimbah darah saat mengejar maling yang akhirnya mengeroyoknya. 

Peristiwa mengenaskan ini terjadi, bermula ketika Miskadi tidur di kamarnya di sebuah bangunan proyek vila Jalan Raya Semat, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, karena sebagai buruh di proyek bangunan tersebut.

Namun ia terbangun lantaran ada orang yang menyelinap memasuki kamarnya. Anak korban, Mohamad Budi Prasetyo, 17, yang tidur di sampingnya, juga sontak ikut terbangun. 

Baca juga: Penahanan Rizieq Shihab Sudah Tepat

Budi yang melihat orang asing itu masuk lantas berteriak maling. Lantaran tepergok, dua pria tak dikenal itu kemudian lari ke jalan raya. Namun, dua handphone merek Oppo berhasil dibawa kabur.

Budi dan Miskadi selanjutnya mengejar kedua pelaku. “Setibanya di depan Warung Sendok di Jalan Raya Semat, perkelahian tak terhindarkan antara korban saksi dan pelaku,” tandas Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Gede Oka Bawa, Kamis (4/3).

Perkelahian terjadi satu lawan satu. Pelaku yang ternyata membawa pisau itu, menyerang Budi terlebih dulu dan berhasil melukai tangan kanannya. Budi  pun mencoba mundur dan meminta tolong kepada seorang sekuriti yang bertugas di vila NN dekat  tempat kejadian perkara (TKP). Namun sial, Ayahnya yang lantas jadi sasaran dikeroyok maling yang menghujamkan senjata tajamnya berulang kali ke tubuh Miskadi.

Melihat lawannya sudah tak berdaya, dua pelaku melarikan diri menuju arah utara menggunakan sepeda motor Honda Scoopy putih, namum plat nomor tidak diketahui. 

Miskadi sempat dibawa ke Puskesmas Jalan Raya Kesambi Kuta Utara, namun nyawanya tak bisa diselamatkan. 

Dari hasil pemeriksaan terdapat luka robek di bagian pipi kanan di bawah mata. Luka robek bagian leher sebelah kanan, luka terbuka bagian urat nadi pergelangan tangan kanan, dan luka tusuk di punggung bagian kanan, juga luka tusuk di bagian lengan.

Akibat peristiwa ini, korban juga mengalami kerugian material sebesar Rp 5 juta. Selain itu,  ditemukan ketapel di TKP, yang diduga milik pelaku. "Kami masih dalami kasus ini,” ucap Iptu Ketut Gede Oka Bawa. (ges) 

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news