Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Gadaikan Motor Teman, Pria Ini Dibekuk Polisi

05 Maret 2021, 18: 21: 12 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gadaikan Motor Teman, Pria Ini Dibekuk Polisi

GADAI : Pelaku Fendi beserta barang bukti saat diamankan di Polsek Ubud, Jumat (5/3). (Dewa Rastana/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Moh. Rosid Efendi alias Fendi, 28, asal Dusun Krajan, Desa Cangkring, Jember, Jawa Timur, digiring petugas ke Polsek Ubud setelah dilaporkan atas kasus penggelapan sepeda motor yang dilakukannya Desember 2020 lalu.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa itu bermula pada hari Kamis tanggal 10 Desember 2020 sekitar pukul 10.00 Wita, bertempat di Jalan Sukma, Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, tersangka Fendi meminjam satu unit sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi DK 8192 GD milik korban Yulianto, 28, asal Desa Gebangrejo Timur, Kecamatan Poso, Sulawesi Tengah, untuk digunakan bekerja.

Karena korban sudah mengenal tersangka dan menganggapnya teman, maka tersangka pun diberikan ijin untuk meminjam sepeda motor tersebut. Sayangnya sepeda motor itu tak kunjung dikembalikan. Padahal korban sudah menagih sepeda motor tersebut.

Baca juga: Duh, Gasak Motor Kunci Nyantol, Tiga Pria Dibekuk

Sampai akhirnya pada tanggal 18 Februari 2021, korban mendapatkan informasi bahwa sepeda motornya telah digadaikan di wilayah Denpasar. Sehingga korban pun  melapor ke Polsek Ubud. Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp 5 Juta.

Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja menerangkan jika atas laporan korban, maka pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan pelaku. Sehingga pelaku Fendi kemudian diamankan di kosnya yang berlokasi di Banjar Tegallalang. “Saat diamankan pelaku pun mengakui perbuatannya,” tegasnya Jumat (5/3).

Bersama pelaku, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Xeon milik korban yang diamankan di salah satu kos-kosan di Denpasar. Kepada polisi pelaku mengaku nekat menggadaikan motor korban karena alasan ekonomi. “Akibat perbuatannya pelaku diancam pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya. 

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news