Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

4 Bandar Narkoba Diringkus, Polres Amankan 877 Gram Sabu

05 Maret 2021, 20: 11: 14 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

4 Bandar Narkoba Diringkus, Polres Amankan 877 Gram Sabu

BANDAR : Kepolisian Resort Buleleng rilis penangkapan bandar narkoba di Buleleng, Jumat (5/3) siang. (Dian Suryantini/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS ­– Sat Res Narkoba Polres Buleleng berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 877 gram. Barang terlarang tersebut didapatkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan Sabtu (27/2) lalu. 

Pihak kepolisian berhasil mengamankan Putu AWA alias Lutung pada pukul 21.00 Wita. Saat itu diduga Putu AW tengah mengirim barang kepada Komang M alias Dongker di Penginapan Candi Mas, Jalan Pantai Lokapaksa, Banjar Dinas Carik Agung Desa Lokapaksa, Buleleng.

Dari hasil pengembangan, kemudian dilakukan penangkapan terhadap Komang M alias Dongker di rumahnya di Banjar Dinas Carik Agung Desa Lokapaksa. Saat ditangkap, Komang M sedang bersama dengan IM alias Iwan. 

Baca juga: Ngantor di Desa Dauh Peken, Sanjaya Beri Suntikan Semangat

Polisi melanjutkan melakukan penggeledahan di rumah Dongker, dan ditemukan satu buah plastik hitam yang didalamnya berisi butiran kristal, satu buah bong atau alat hisap sabu, dua pipet kaca, satu korek api gas, satu potong pipet plastik merah muda dan satu buah HP android. Barang-barang tersebut menurut Dongker didapat dari seseorang bernama G.

Polisi pun kembali melakukan penyelidikan dan diperoleh keterangan Dongker memperoleh sabu-sabu dari Putu AW alias Lutung. Setelah dikembangkan lagi, barang yang ditemukan di rumah tersangka Dongker berasal dari Kadek S alias Bontoan dari Kaliasem yang didistribusikan oleh Lutung.

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap Kadek S Alias Bontoan serta dilakukan penggeledahan di rumahnya di Banjar Dinas Enyung Sangiang Desa Kaliasem Kecamantan Banjar.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan juga seseorng bernama Ketut M Alias Lonto. Di dalam rumah saat digeledah ditemukan  dalam pipa yang terbungkus karpet biru 14 paket plastik plip yang masing-masing diduga berisi sabu. 

Didapatkan juga satu paket plastik yang berisi 5 butir pil yang berbentuk minion, yang diduga ekstasi, warna ungu dengan berat masing-masing 0,35 gram netto (berat total 1,75 gram netto).

Dan, barang-barang lainnya yang ada kaitannya dengan dugaan tindak pidana narkotika, berupa satu buah korek api gas, satu gunting, satu buah bong, dua unit handpone warna gold dan satu handpone warna hitam, satu kotak dilakban hitam yang didalamnya terdapat satu timbangan digital dan tiga bungkus plastik plip kosong.

Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.IK, MH, menjelaskan, para tersangka telah melakukan pemufakatan jahat untuk menguasai, memiliki barang yang diduga narkotika jenis sabu.

Sangkaan pasalnya adalah tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) atau 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun tahun 2009 tentang Narkotika.

Ia menambahkan, barang bukti  sabu yang disita Sat Reskrim Narkoba Polres Buleleng dari para pelaku sebanyak 877,76 gram. Kasus ini pun masih dalam pengembangan. “Kami masih melakukan pengembangan lagi, karena barangnya berasal dari luar Bali,” tegasnya.

Sementara itu tersangka Bontoan mengaku sebagai pengambil paket yang dilakukan di dekat kawasan salah satu hotel di Lovina. Ia mengaku belum mendapat upah dari tugasnya tersebut. “Ada bosnya. Saya ambil sama dia di sebelah hotel. Saya belum dapat upah sama sekali. Saya cuma ngambil aja,” akunya. 

(bx/dhi/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news