Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Polisi Amankan Penyelenggara 'Kelas Orgasme' di Ubud

05 Maret 2021, 21: 13: 46 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polisi Amankan Penyelenggara 'Kelas Orgasme' di Ubud

DIAMANKAN : Suasana saat penyelenggara 'kelas orgasme' diamankan, Jumat (5/3).Polisi Amankan Penyelenggara 'Kelas Orgasme' (IST)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Jajaran Polsek Ubud akhirnya mengamankan dua orang WNA yang diduga akan menyelenggarakan acara 'kelas orgasme', Jumat (5/3) sore.

Diberitakan sebelumnya, acara bertajuk 'Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat' tersebut akan berlangsung di daerah Lodtunduh, Ubud pada hari Sabtu tanggal 5 Maret 2021 hingga Selasa tanggal 9 Maret 2021. Setiap peserta dikenakan biaya 600 dolar US atau setara dengan Rp 8 Juta. Acara itu akan mendatangkan guru Tantra, Andrew Barnes.

Menurut informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, setelah menerima informasi pihak kepolisian bersama petugas Kantor Imigrasi Denpasar langsung melakukan penyelidikan terhadap undangan acara yang beredar di media sosial Faceook tersebut. Sekitar pukul 15.00 Wita tim kemudian menuju Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar. Tim kemudian mengecek villa Suara Sidhi yang diduga akan menjadi lokasi penyelenggaraan acara tersebut.  "Tetapi sampai di lokasi, tim tidak melihat adanya aktifitas mencurigakan di villa itu, bahkan villanya tutup dan sepi," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Baca juga: Dipicu Ungkit Status FB, Tikam Sepupu hingga Bersimbah Darah

Sebelum itu, pihak Imigrasi juga telah mengecek data dari Andrew Barnes yang akan hadir dalam kelas orgasme tersebut. Dimana pria tersebut memiliki nama asli Andrew Irvine, WNA asal Australia yang beralamat di Jalan Mertanadi, Kecamatan Kuta, Badung, dan kini tinggal di Villa Tarra Jalan Katik Lantang, Penestanan, Singakerta, Ubud. Sehingga tim kemudian berpindah menuju villa tersebut. 

Di villa tersebut, tim langsung menjumpai Andrew Barnes bersama seorang perempuan bernama Xia Li yang merupakan admin dari acara tersebut. Selanjutnya tim melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keimigrasian dari kedua bule tersebut. dan hasilnya keduanya merupakan pemegang ITAS Investor.

"Dan setelah dilakukan koordinasi antar kepolisian dan pihak imigrasi, maka keduanya langsung dibawa ke Polsek Ubud untuk dimintai keterangan lebih lanjut," tandas sumber sembari mengatakan jika hingga pukul 21.00 Wita yang bersangkutan pun masih dimintai keterangan.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news