Minggu, 18 Apr 2021
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Pemerataan Generasi, PBVSI Badung Lirik Badung Selatan

06 Maret 2021, 19: 38: 37 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pemerataan Generasi, PBVSI Badung Lirik Badung Selatan

A A Bagus Kusimantara (Krisna Pradipta/Bali Express)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Badung, masih memiliki pekerjaan rumah (PR) soal pengembangan bola voli. Meskipun, voli Badung bisa dikatakan langganan juara setiap event Porprov Bali maupun kompetisi antar-pelajar se-Bali, nyatanya pemerataan belum terealisasi. Terutama di daerah Badung Selatan yang dinilai masih minim peminat. 

Dalam kepengurusan baru, PBVSI Badung mulai intens menyiapkan regenerasi di wilayah Badung Selatan tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, AA Bagus Kusimantara, Sabtu (6/3).

"Sekarang di Badung Selatan hanya ada satu klub voli saja. Sementara di Badung Tengah dan Utara itu perkembangannya sangat pesat. Bahkan, voli seperti olahraga wajib," tegas Kusimantara yang kembali terpilih menjadi Ketua umum PVBSI Badung ini. 

Baca juga: Lontar Ental Gadang Ungkap Jenis dan Perilaku Makhluk Astral

Rencananya, setelah pandemi berakhir, pihaknya siap menggeser event voli ke wilayah Badung Selatan itu. Selain agar bisa menarik minat pemain voli muda, juga sebagai hiburan untuk masyarakat dan memperkenalkan voli di Badung Selatan.  

"Selama ini terfokus di Badung Tengah dan Utara saja, pemerataan generasi harus bisa dilakukan. Ini menjadi tantangan kami ke depan," imbuhnya. 

Selain pemerataan, PBVSI Badung juga sudah menyiapkan atlet penerus yang nantinya bisa menjadi andalan Badung maupun Bali ke depannya. Seperti pusat latihan yang dikhususkan untuk pelajar SD hingga SMA/SMK.

"Ada dua pusat latihan. Di Desa Darmasaba dan di Desa Sedang. Kalau di Darmasaba itu fokus untuk SD, sedangkan di Desa Sedang itu untuk SMP dan SMA maupun SMK. Kuantitas latihannya juga dibedakan," terangnya.

Jika untuk SD, seminggu hanya latihan dua kali, namun untuk SMP dan SMA/SMK itu bisa setiap hari, karena mereka adalah atlet proyeksi. "Meski tidak ada event, seperti sekarang ini, mereka (atlet SMP dan SMA/SMK) terus berlatih. Nanti ditanya, mau kemana jenjang mereka, apakah Porprov atau PON, itu bentuk motivasi yang diberikan agar tidak terputus latihannya, meski tanpa event. Selain motivasi, mereka disupport dengan bola maupun seragam," tandas Kusimantara. 

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news