Minggu, 18 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bule Ajak Threesome Pegawai Spa, Ditolak Malah Mukul

31 Maret 2021, 00: 24: 14 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Bule Ajak Threesome Pegawai Spa, Ditolak Malah Mukul

SAKSI BISU: Gang di depan Spa Coconut dan vila tempat bule menginap, menjadi saksi bisu kekacauan itu. Darmini adu mulut dengan bule yang melecehkan anak buahnya. (I Gede Paramasutha)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS — Seorang warga negara asing menganiaya seorang wanita bernama Ketut Darmini, 45,  Minggu (28/3) sekitar pukul 14.00 Wita. Insiden itu terjadi di depan Spa Coconut milik Darmini di kawasan Jalan Kayu Aya Seminyak.

Ternyata hal itu dilakukan sang bule lantaran tidak senang karena ajakannya untuk bercinta bersama tiga orang (Threesome), antara bule serta pacarnya, ditolak oleh seorang terapis dari Spa Coconut bernama Mini alias Inul.Namun tanpa disdari sang bule, penganiayaan itu terekam dalam kamera ponsel milik Inul.

Spa yang lokasinya sedikit menjorok ke dalam gang itu ternyata berdampingan dengan vila tempat tinggal sang bule. 

Baca juga: ORI Minta Cawas-Direksi PDDS Jangan Bebani APBD Terus

Pemilik Spa, Darmini, bersama karyawannya, Inul, menceritakan kejadian dalam video yang mereka alami. Dikatakan bule yang belum diketahui identitasnya itu baru tinggal beberapa hari bersama pacarnya.  Tapi uniknya bule itu fasih berbahasa Bali dan Indonesia. 

Semua itu berawal dari permintaan kepada terapis Spa untuk memijat pacar dari bule tersebut. 

“Awalnya itu ada karyawan vila yang manggil, yang memberitahu bahwa cewek bule mau dipijat,” terang Inul, Selasa (30/3).

Tanpa rasa curiga karena akan memijat seorang wanita, Inul menyanggupi permintaan tetsebut dengan tarif normal Rp 100 ribu.

Inuk  kemudian masuk ke dalam vila dan ditunjukjan ke dalam kamar milik sang bule. Namun setibanya di dalam, gadis asal Tianyar, Karangasem itu, dibuat terkejut karena melihat pacar sang bule dalam keadaan tanpa busana sambil menangis, termasuk juga sang bule yang setengah telanjang. 

“Pacarnya orang lokal, pas saya masuk dia itu bugil karena lihat ada saya dia ambil sprei untuk menutupinya, tapi dia sambil nangis,” pungkasnya.

Namun yang terjadi selanjutnya lebih membuat jantung Inul meloncat. Pasalnya sang bule memintanya untuk melepas pakaian dirinya.

Inul mempertanyakan mengapa dia diminta untuk buka baju, padahal awalnya hanya disuruh memijat pacar sang bule. 

Bule itu tanpa rasa malu mengatakan ingin mengajak Inul untuk bercinta bersama dengan pacarnya. 

Inul yang mendengar permintaan itu langsung menolak dan memilih untuk keluar. Inul sempat dibuat takut dan berteriak ketika sang bule ingin mengunci pintu kamar, beruntung ia berhasil kabur dari sana.

“Saya diikuti sama bulenya keluar sambil marah-marah. Mungkin karena sudah lama di Bali dia pakai bahasa Bali kasar mengumpat," paparnya. Bule tersebut mengatakan, kenapa ia tidak mau, akan diberi uang berapa mintanya.

Tapi kata-kata kasar dari bule yang keluar hanya menggunakan celana pendek dalam video tersebut, tak berhenti sampai disitu hingga teman Inul menelepon pemilik Spa. 

Beberapa saat kemudian datang Darmini di tengah kekacauan itu, karena mendapatkan informasi bahwa karyawannya mendapatkan masalah. Mirisnya justru dialah yang menjadi sasaran sang bule selanjutnya hingga terjadi adu mulut yang berujung  penganiayaan.

“Saya membela karyawan saya karena dihina sama bule itu, tapi dia malah ngusir saya, katanya dia yang punya tempat itu,” lanjut Darmini. 

Bule tersebut mengusir sambil mengatakan Darmini telah menyalahi aturan karena tinggal di tempat yang diakui milik sang bule bertubuh gempal dengan tato pada lengan kanannya itu. Adu mulut makin sengit tak terhindarkan.

Namun, pembelaan terhadap karyawan sekaligus keponakannya itu, dihadiahi pukulan oleh sang bule ke bagian bahu kanan Darmini. Usai melakukan penganiayaan, sang bule lalu kembali masuk ke dalam vila dengan mengucapkan sumpah serapah yang ditujukan kepada Darmini dan Inul. 

Ditambahkannya, usai kejadian itu sempat datang dua bule berkunjung ke vila tersebut untuk pesta minuman beralkohol.

Setelah insiden itu Darmini menghubungi saudaranya untuk melaporkan kejadian tak mengenakkan yang dialami ke Polsek Kuta keesokan harinya, Senin (29/3) malam. 

“Saya ini orangnya tidak mengerti hukum, baca pun tidak bisa, makannya saya minta saudara untuk antar,” jelasnya. Ketika polisi datang untuk meminta keterangan,  ternyata bule sudah meninggalkan vila, bahkan karyawan vila mengaku tidak mengetahui keberadaan si bule kepada polisi. 

Kapolsek Kuta AKP Agung Ayu Udayani Addi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak memberikan respon. (ges) 

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news