Minggu, 18 Apr 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Tak Kantongi Izin Operasi, Indomaret di Giri Emas Disegel   

01 April 2021, 10: 36: 54 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Tak Kantongi Izin Operasi, Indomaret di Giri Emas Disegel    

SEGEL : Satpol PP Buleleng segel Toko Indomaret yang berlokasi di jalur Giri Emas - Jagaraga di Banjar Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Selasa (30/3) lalu.    (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

SAWAN, BALI EXPRESS-Toko modern berjejaring, Indomaret yang berlokasi di jalur Giri Emas- Jagaraga, tepatnya di Banjar Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, dihentikan operasionalnya oleh Satpol PP Buleleng, Selasa (30/3) lalu. 

Pasalnya, toko yang baru dibangun  ini rupanya belum mengantongi persyaratan pelengkap izin sebagai syarat pengoperasian.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Buleleng, Putu Artawan saat dikonfirmasi, Rabu (31/3) siang mengaku pihaknya langsung menyegel bangunan Indomaret, pada Selasa sekira 13.00 siang. Artawan menilai bangunan tersebut belum melengkapi syarat pengoperasian.

Baca juga: Sepeda Listrik Milik DLHK Rusak Teronggok di Kantor Walikota

"Ya, gerai Indomaret Giri Emas terpaksa kami segel karena terindikasi belum memenuhi persyaratan pelengkap izin, seperti IMB, juga izin operasional sebagai syarat untuk melakukan pengoperasian tempat usaha. Kami minta, jangan memengkung (bandel), lengkapi dulu semua izinnya dong," jelasnya.

Sebelum beroperasinya toko modern berjejaring ini sempat mendapat penolakan dari masyarakat setempat. Tercatat sebanyak 22 pedagang di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, mengirim petisi penolakan pendirian Indomaret kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. 

Seperti diungkapkan Made Anna selaku penyanding, menyebut pendirian Indomaret tidak mengantongi izin (IMB). Bahkan minim sosialisasi, juga mengabaikan keberatan dilayangkan sejumlah pelaku usaha mikro (pedagang kecil). Kini, mereka pun dihantui kekhawatiran, usaha warung-warung rakyat beroperasi di sekitarnya akan mati suri.

Tak sampai disitu, Anna didampingi Edi selaku kordinator pedagang juga mengaku, merasa dibohongi, lantaran terlanjur menandatangani surat pernyataan setuju. Dimana sebelum bangunan indomaret berdiri, ia didatangi oknum aparat Desa Dinas Giri Emas yang menyampaikan bahwa pemilik lahan akan membuka usaha pribadi, namun faktanya, belakangan diketahui lahan memiliki total luasan 400 meter persegi milik Made Widiada itu, berdiri bangunan Indomaret. 

Beruntung, Anna bisa mencabut kembali pernyataan dukungan tersebut. "Ya, surat dukungan sebagai penyanding langsung saya cabut. Pernyataan dukungan dicabut sekitar pertengahan bulan Februari lalu," jelasnya.

Terlebih, keluhan para pedagang terhadap berdirinya Indomaret itu, bahkan tak digubris oleh pihak pemerintah desa. Tak pelak, setelah mendapati kenyataan pahit itu, Anna didampingi Kelian Desa Adat Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Jero Mangku Wayan Gunawan sempat menemui Kepala Dinas PMPPTSP, I Made Kuta di ruang kerjanya, Rabu (17/3) lalu. 

Hasilnya, Dinas PMPPTSP tegas menolak pengajuan IMB dan surat izin operasional diajukan pihak Indomaret tersebut.

"Belum, izin mendirikan bangunan (IMB) dari pihak terkait belum terbit, tetapi kok sudah melaksanakan pembangunan fisik bangunan? Aneh kan. Saya selaku penyanding (tetangga) belum tahu soal batas tanah serta bangunan sebagai pihak sebelahnya. Ya, kata Kadis Kuta pengajuan IMB dan izin operasional ditolak," ungkapnya.

Terpisah, Kadis PMPPTSP I Made Kuta saat dikonfirmasi tak menampik telah menolak pengajuan IMB dan izin operasional Indomaret di Desa Giri Emas. Alasan pihaknya menolak, sebut Kadis Kuta, karena keberadaan Indomaret masih menuai kontra di masyarakat, khususnya kalangan pedagang kecil. "Kami tolak kok IMB Indomart di Giri Emas. Kan masih runyam di bawah (masyarakat). Apapun itu, selesaikan di bawah dulu," jelas Kuta.

Kuta menjawab, hal tersebut tentunya menyalahi aturan. "IMB dulu dong baru ada bangunan. Ya, segera kami akan turunkan tim mengecek kebenaran informasi itu," pungkasnya. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news