Minggu, 18 Apr 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Ingin Modifikasi Motor? Ini Tahapan Bagi Pemula

02 April 2021, 17: 48: 15 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ingin Modifikasi Motor? Ini Tahapan Bagi Pemula

MODIFIKASI: Situasi di bengkel modifikasi GWM Tech Bali. (NI KADEK RIKA RIYANTI/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Saat ini, karena kecanggihan teknologi, ada beragam jenis modifikasi kendaraan, khususnya roda dua, yang bisa menjadi pilihan. Mulai dari mengubah tampilan motor agar tampak lebih trendy. Menambah part-part pada motor agar lebih lengkap. Hingga, upgrade mesin agar performance semakin baik.

Bagi yang sudah menggeluti dunia modifikasi, tentunya mengetahui part-part mana saja yang perlu diupgrade. Namun, bagaimana untuk pemula yang baru akan terjun ke dunia modifikasi motor?

Owner GWM Tech Bali, Gede Widiasa, memberi saran tahap-tahapan modifikasi bagi pemula. Umumnya, Gede mengatakan, modifikasi pada motor memang bertahap. Selain itu, untuk melakukan modifikasi juga mesti melihat kondisi bajet. “Modifikasi kendaraan jenis matic, step awalnya biasanya bermain pada CVT (continuously variable transmission, Red). Pada CVT umumnya yang dimodifikasi yakni mangkok kopling, roller, per, dan pulley. Pulley depannya diubah agar akselerasi atau tarikannya lebih kuat. Contohnya, seperti NMax kalau dibawa berkendara ke area banyak tanjakan jauh lebih nyaman,” jelas Gede saat ditemui di bengkelnya, Jumat (2/4).

Baca juga: Out of Control, Truk Tabrak Pohon Perindang di Temukus

Gede menyebutkan, untuk modifikasi jenis ini, biasanya menghabiskan biaya Rp 850 ribu sudah termasuk ongkos. Yang mana, ini merupakan modifikasi paling standar untuk motor matic. “Terkadang ada konsumen yang ingin tarikan bawah dan atasnya lebih terasa dan jos lagi, setelah pasang semua itu, bisa lanjut modifikasi ke mesin. Untuk modifikasi jenis ini, khusus matic seperti NMax, PCX, aerox, umumnya dimodifikasi bore up 180 cc,” katanya.

Menurutnya, modifikasi bore up 180 cc yang paling diminati dan paling banyak dikerjakan. Namun, tambahnya, jika sudah upgrade bore up, ada part-part yang mesti ikut diganti. “Ini pengkajiannya ada bore up kitnya, yang mana menyebabkan ccnya menjadi 180cc. Tapi, tidak bisa hanya diganti ini saja. Sebab, begitu upgrade menjadi 180 cc, yang lainnya harus mengikuti. Seperti ECU (engine control unit, Red, bisa dikatakan ini adalah otak dari mesin,” tuturnya. “ECU yang mengatur bahan bakar, pengapiannya, dan yang lainnya. Part lain yang dibutuhkan untuk menyesuaikan jika mesin sudah ke 180 cc, seperti camshaft, injector, dan throttle body. Tapi kembali lagi, tergantung bajet, dan sebelum melakukan modifikasi pun kita ada diskusi dulu dengan konsumen. Biasa kami gunakan part yang lokal karena harganya terjangkau, tapi tetap kami layani jika konsumen minta part import” imbuhnya.

Setelah terpasang keseluruhan, Gede mengungkapkan, power motor akan benar-benar langsung terasa. “Tapi tentunya di atas ini ada lagi upgradenya. Istilahnya ada stroke up dan juga perubahan di areal silinder head, ganti klep lebih besar dan sebagainya yang tentunya bajetnya nambah lagi,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, pada dunia modifikasi motor, tidak ada batasnya. Untuk pemula bisa dicoba tahapan awal tersebut. Sementara terkait risikonya, menurut Gede, selama melakukan modifikasi, baik pemilihan part, pemasangannya hingga perawatannya jika ditangani dengan benar, tidak ada risiko yang perlu dikhawatirkan.

“Untuk perawatannya, mungkin lebih kepada pergantian oli yang teratur. Perawatannya lebih intens, service harus lebih rajin. Jika kendaraan akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh, mesti dicek sebelumnya, untuk memastikan motor dalam kondisi fit,” pesannya.(ika)

(bx/aim/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news