Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Cuma 10 Menit, Tak Perlu Turun dari Motor Perpanjang SIM 

05 April 2021, 21: 05: 49 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Cuma 10 Menit, Tak Perlu Turun dari Motor Perpanjang SIM 

NAIK MOTOR: Pemohon perpanjangan SIM C tetap menaiki motornya hingga proses usai. (I Gede Paramasutha/Bali Express)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS – Pelayanan perpanjang SIM A dan C menggunakan konsep Drive Thru diluncurkan oleh Polres Badung, Senin (5/5). Peluncuran dipimpin Kapolres Badung AKBP Roby Setiadi di Kantor Satlantas Polres Badung. 

Konsep Drive Thru ini bertujuan untuk mempermudah dan mempersingkat waktu pelayanan bagi masyarakat yang hendak memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).

AKBP Roby Setiadi didampingi Kasatlantas Polres Badung AKP Aan Saputra, menjelaskan, pelayanan SIM yang baru diluncurkan merupakan bagaian untuk mewujudkan program Kapolri dengan tagline 'Polri yang Presisi' (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). 

Baca juga: Tanah Hak Milik Jadi LC, Warga Gugat Pemprov Bali

“Pelayanan SIM Drive Thru ini tidak hanya untuk memenuhi program Kapolri, akan tetapi karena memang keinginan Polres Badung untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Badung,” terang Roby.

Sebetulnya semua satuan wilayah Polri saat ini sedang mencoba dan memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat. Seperti peluncuran layanan perpanjang SIM secara Drive Thru ini misalnya, telah dilakukan di seluruh kabupaten di Bali. 

Poin penting lain selain mempercepat waktu pelayanan, yakni transparansi pelayanan itu sendiri. Dengan adanya perpanjangan SIM secara Drive Thru dapa meminimalisasi oknum anggota yang menyalahgunakan wewenang dengan meminta biaya tambahan dalam pelayanan. Karena pemohon yang memperpanjang SIM hanya perlu mendatangi petugas loket dan tidak ada komunikasi lain diluar itu. 

“Dalam beberapa kesempatan Bapak Presiden meminta untuk selalu berinovasi bagaimana mewujudkan pelayanan publik yang mudah dan transparan,” paparnya. 

Selain sistem Drive Thru ini, Polres Badung memiliki upaya lain untuk mepermudah pelayanan terhadap masyarakat yang hendak memperpanjang SIM A dan C. Upaya tersebut yakni pelayanan SIM keliling yang berada di Puspem Badung dan mall pelayanan terpadu satu pintu Pemkab Badung.

Adapun mekanisme pelayanan perpanjang SIM Drive Thru ini layaknya orang membeli makan di restoran cepat saji secara Drive Thru. Pemohon datang dengan kendaraannya lalu menyerahkan data peryaratan untuk memperpanjang SIM di loket yang sudah disediakan, tanpa perlu turun dari kendaraan. 

“Pelayanan hanya membutuhkan waktu selama 5-10 menit, tentu tanpa perlu turun dari motor,” ujarnya.

Sedangkan untuk untuk pemohon perpanjangan SIM bagi pengendara roda empat, Roby mengatakan masih berupaya untuk menemukan formula yang tepat dalam pelaksanaannya. Hal itu dikarenakan ada kendala dalam persyaratannya, yakni pada foto SIM. 

Sebab, dari peraturan pemerintah mewajibkan latar belakang fotonya adalah lalulintas. Sistem Drive Thru ini tidak berlaku bagi masyarakat yang membuat SIM dan masa berlaku SIM-nya sudah mati. Karena membuat SIM diperlukan tes terhadap kelayakan pemohon dalam berkendara dan tentunya SIM yang sudah mati wajib untuk membuat yang baru.

Tidak kalah menarik dalam sistem pelayanan SIM saat ini, terdapat layanan yang disebut SIM Delivery. Bagi pemohon layanan SIM yang memiliki keperluan mendesak dapat meninggalkan tempat layanan, jika sudah mendaftar dan melengkapi administrasi.  

“Nantinya anggota Satlantas Polres Badung akan mengantarkan SIM yang telah dicetak ke rumah pemohon yang tinggal di wilayah hukum Polres Badung,” inbuh Kasatlantas Polres Badung AKP Aan Saputra.

Adapun mekanisme penerbitan SIM secara Delivery, yaitu dengan melengkapi persyaratan seperti fotocopy KTP, SIM lama (untuk perpanjangan), surat keterangan sehat jasmani, dan surat keterangan sehat rohani. 

Pendaftaran bisa mendatangi langsung Satpas Polres Badung ataupun dilakukan secara online melalui laman srilatri.lantas.net. Sedangkan untuk pembayarannya bisa langsung di Loket BRI yang telah disediakan.

Untuk biaya pembuatan SIM C baru dikenakan biaya sebesar Rp 80 ribu, Perpanjangan SIM C sebesar Rp 75 ribu dan pembuatan SIM A baru sebesar Rp 100 ribu, dan perpanjangan SIM A Rp 80 ribu. 

Prosesnya, pemohon SIM menuju ke loket pendaftaran dan menyerahkan persyaratan yang ditentukan atau membawa bukti daftar online. Selanjutnya pemohon SIM menuju loket identifikasi dan foto SIM. Setelah menyerahkan itu semua,  pemohon SIM menuju loket ujian teori untuk melakukan ujian teori AVIS dan praktek (khusus untuk SIM baru). (ges)

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news