Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Nilai Ekspor Bali ke Tiongkok Naik 143,53 Persen

05 April 2021, 21: 46: 51 WIB | editor : Nyoman Suarna

Nilai Ekspor Bali ke Tiongkok Naik 143,53 Persen

ILUSTRASI : Ekspor (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Dari lima besar negara tujuan ekspor Bali pada Februari 2021, nilai ekspor ke Tiongkok tercatat naik paling tinggi secara month to month (mtm) hingga ratusan persen atau 143,53 persen. Peningkatan ini terutama disebabkan karena naiknya ekspor produk ikan dan udang (HS 03). Hal tersebut diungkapkan PLT Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Bali, I Made Agus Adnyana.

“Secara month to month enam negara tujuan tercatat menunjukkan peningkatan, dengan peningkatan paling tinggi tercatat pada tujuan Tiongkok yakni sebesar 143,53 persen yang didominasi naiknya nilai ekspor produk ikan dan udang (HS 03),” ujar Adnyana, Senin (5/4). “Jika dibandingkan dengan catatan bulan Februari 2020 (year on year/yoy, Red) dari sepuluh tujuan utama ekspor Bali, nilai ekspor pada enam negara tujuan tercatat menurun, dengan penurunan terdalam tercatat pada nilai ekspor ke Taiwan yakni sedalam -53,07 persen,” katanya.

Secara keseluruhan, nilai ekspor barang Provinsi Bali ke luar negeri pada periode Februari 2021 tercatat naik 12,75 persen (month to month/mtm), dari US$ 35.279.255 pada Januari 2021 menjadi US$ 39.775.786 pada Februari 2021. Bila dibandingkan dengan Februari 2020 (yoy), nilai ekspor Bali Februari 2021 tercatat turun sedalam 21,65 persen.

Baca juga: Mau Dipakai untuk Galungan, Dua Ekor Babi Malah Dicuri

Pihaknya menambahkan, nilai ekspor kumulatif pada periode Januari-Februari 2021 tercatat sebesar US$ 75.055.042. Yang mana, terjadi penurunan 22,91 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, berlawanan arah dengan ekspor Bali, kinerja impor Provinsi Bali pada Februari 2021 justru menunjukkan penurunan. Nilai impor barang Provinsi Bali dari luar negeri pada Februari 2021 tercatat sebesar US$ 3.566.583. Dikatakan turun 26,81 persen dibandingkan bulan Januari 2021 (mtm) yang tercatat US$ 4.872.950.

“Secara year on year, nilai impor Provinsi Bali bulan Februari 2021 tercatat menurun sedalam 69,99 persen,” sebutnya.

Dari 5 besar negara asal impor di bulan Februari 2021, nilai impor dari kelima negara asal tersebut tercatat mengalami penurunan dengan penurunan terdalam tercatat pada impor asal Taiwan yakni -59,91 persen secara month to month.

“Secara kumulatif, nilai impor pada periode Januari-Februari 2021 tercatat sebesar US$ 8.439.533 turun 75,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” bebernya.(ika)

(bx/aim/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news