Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
Kunjungi DPRD Bali

MKD DPR RI Ingatkan Tugas dan Fungsi Dewan

06 April 2021, 05: 57: 44 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

MKD DPR RI Ingatkan Tugas dan Fungsi Dewan

KUNKER : DPRD Provinsi Bali saat menerima  kunjungan kerja  Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Senin (5/4). (Humas DPRD Bali For Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Bali, Senin (5/4). Kegiatan itu digelar dalam rangka bekerjasama terkait menggali masukan dan saran. Selain itu juga mengingatkan tugas dan fungsi dari DPRD itu sendiri. 

Kunjungan kerja Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI diterima langsung oleh  Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama di ruang Rapat Gabungan, Kantor DPRD Provinsi Bali.

Mewakili rombongan MKD DPR RI, Yulian Gunhar menjelaskan, kegiatan itu guna menerima masukan dan saran dari pihak pemangku kepentingan terkait pencegahan untuk Mahkamah Kehormatan Dewan.

Baca juga: Bed ICU Terbatas, Pasien Kerap Tolak Dirujuk Keluar Daerah

“Kunjungan kali ini  betujuan untuk menjalin kerja sama dan komunikasi dalam rangka pelaksanaan  fungsi, tugas dan kewenangan DPR. Baik antara  kepolisian, kejaksaan, maupun  civitas akademika perguruan tinggi yang ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Yulian mengaku pada periode ini untuk pengaduan yang diterima  per masa sidang kurang lebih ada 12 laporan. Laporan itu terkait pengaduan ke MKD. 

“Bermacam- macam aduan dari masyarakat.  Ada persoalan pribadi anggota, statement kurang pantas di sosial media, dan pernyataan di media melanggar moral,” sambungnya.

Sementara Ketua DPRD Provinsi Bali, Nyoman Adi Wiryatama mengatakan pada intinya pertemuan kali ini membahas terkait aturan-aturan yang disampaikan MKD DPR RI perlu diadopsi dan dijalankan secara linier. Sebab hal tersebut bertujuan menjaga harkat dan martabat DPRD Bali sendiri.

Disampaikan juga untuk DPRD Bali sendiri paling pengaduannya terkait masalah pribadi anggota dewan. Terlebih dari pengaduan tersebut dapat diselesaikan dengan kekeluargaan. “Seperti yang disampaikan, kalau DPR RI memang jangkauannya lebih luas. Maka kita selalu mengedepankan musyawarah dan toleransi serta diselesaikan secara kekeluargaan sehingga tidak sampai ke Badan Kehormatan (BK) ,” tegasnya.

Sedangkan Ketua BK Dewan Provinsi Bali, Ketut Suryadi menambahkan pihaknya selalu mengedepankan komunikasi secara  terbuka, sehat, dan  transparan. Jika pun terdapat hal-hal yang perlu ada pencegahan,  pihaknya selalu mengedepankan  pendekatan persuasif, serta dialog.

“Selama ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan dapat bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika ada kendala  agar  diselesaikan  bersama dengan pendekatan humanis,” imbuhnya. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news