Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Gilimanuk Sasar 6.000 Masyarakat umum 

Ditinjau Wagub Tjok Ace

07 April 2021, 03: 24: 30 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Gilimanuk Sasar 6.000 Masyarakat umum 

GEBYAR : Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba, saat meninjau pelaksanaan gebyar vaksinasi hari pertama, di Kelurahan Gilimanuk, Selasa (6/4). (Gede Riantory Warmadewa/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jembrana mulai menargetkan masyarakat umum sebagai sasaran penerima vaksinasi Covid-19. Seperti yang dilakukan di Kelurahan Gilmanuk, Kecamatan Melaya, Selasa (6/4). 

Melalui kegiatan Gebyar Vaksinasi, Satgas Covid-19 Jembrana menargetkan 6.000 warga yang berdomisili di Gilimanuk tuntas menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, sebanyak 250 vaksinator dilibatkan dalam kegiatan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Gilimanuk. 

Baca juga: Jelang Galungan, Harga Babi Hidup Masih Stabil

Mereka bertugas selama dua hari kedepan, dari pukul 8.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita di 6 titik yang telah ditentukan, yakni di masing-masing Balai Lingkungan.

"Tentunya kami akan lakukan evaluasi pelaksanaan vaksinasi di hari pertama, sehingga bisa mencapai target yang diinginkan, yakni 70 persen dari jumlah penduduk Gilimanuk," ujarnya.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group), pelaksanaan hari pertama Gebyar Vaksinasi Covid-19 yang menyasar masyarakat umum di Kelurahan Gilimanuk itu, dipantau langsung Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba , Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna serta jajaran Forkopimda lainnya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjelaskan, Kelurahan Gilimanuk dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Jembrana, karena dinilai sebagai wilayah yang vital sebagai pintu masuk Bali lewat jalur darat. 

Selain itu, dari sisi jumlah penduduk, Kelurahan Gilmanuk juga tergolong salah satu wilayah terpadat di Kabupaten Jembrana dengan jumlah total penduduk sebanyak 8.022 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 6.730 jiwa merupakan penduduk usia produktif, sedangkan sisanya sebanyak 1.292 jiwa merupakan penduduk usia di atas 60 tahun.

"Kami awali gebyar vaksinasi masyrakat umum di  Kelurahan Gilimanuk mengingat daerah ini sebagai pintu masuknya Bali. Jadi,  Gilimanuk yang kami fokuskan, kemudian menyusul daerah lainnya,“ ujarnya.

Hal itu menurutnya juga sesuai dengan arahan Gubernur Bali I Wayan Koster beberapa waktu lalu, terkait percepatan vaksinasi Covid-19 di Bali. Sehingga pihaknya langsung menindaklanjuti dengan menentukan jadwal serta pembentukan tim pada masing-masing titik. 

Bahkan, Tamba menegaskan jika masing-masing pimpinan OPD di Jembrana juga diberikan tanggung jawab atas kesuksesan vaksinasi di masing-masing titik.

"Hari pertama ini kami targetkan 3.000 sasaran dari 6 titik vaksinasi bisa diselesaikan. Namun, ini juga sangat  bergantung dari tingkat kehadiran masyarakat. Berapapun nanti masyarakat yang hadir dalam vaksinasi itu, dan kalaupun yang hadir melebihi dari 3.000, kami pastikan bisa akomodir, mengingat stok vaksin yang disediakan cukup,” paparnya.

Tamba menambahkan,  kedepan pihaknya akan menfokuskan sasaran vaksinasi di wilayah kantong-kantong padat penduduk,  seperti fokus di pasar yang interaksinya padat.

"Jembrana mobilitasnya tidak sepadat Denpasar dan Badung . Total kami dapat 50 persen dari keseluruhan penduduk bisa diberikan vaksin Covid-19 sudah bagus. Yang penting fokus pada titik-titik padat penduduk," terang politisi asal Desa Kaliakah itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati seusai melaksanakan pemantauan pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 hari pertama di Kelurahan Gilimanuk, menilai pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik.

Menurutnya, dari keseluruhan lokasi vaksinasi yang dipantaunya itu, antusias memasyarakat cukup tinggi. Demikian juga halnya dengan petugas, diakuinya telah bekerja dan memberikan pelayanan dengan baik.

"Saya lihat pelaksaan vaksinasi di Jembrana sudah baik. Pada masing-masing titik vaksinasi sudah didampingi langsung oleh 1 OPD, sehingga dapat diawasi betul pelaksanaannya," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Wagub yang dikenal dengan nama Tjok Ace ini, secara keseluruhan target vaksin di Provinsi Bali hingga Juni 2021 mencapai 3 juta. Jumlah itu juga sesuai dengan permintaan Gubernur Bali. 

Namun, hingga April ini, setidaknya jika diberikan 600 ribu vial vaksin, jumlah itu dinilainya sudah cukup bagus. Jumlah itu untuk memenuhi kebutuhan vaksin di 9 Kabupaten/Kota di Bali.

 "Kami targetkan bulan Juli ini, Bali sudah dibuka untuk pariwisata mancanegara. Namun hal itu sangat tergantung dari kondisi internal disini. Artinya jangan sampai terjadi lonjakan kasus kembali. Kemudian tergantung juga kondisi negara-negara bersangkutan,“ pungkasnya. 

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news