Selasa, 20 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Tokoh Adat dan Tokoh Agama Sukawati Sepakat Perangi Terorisme

07 April 2021, 08: 00: 39 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tokoh Adat dan Tokoh Agama Sukawati Sepakat Perangi Terorisme

SEPAKAT : Deklarasi kesepakatan bersama memerangi terorisme dan kelompok radikal di Mapolsek Sukawati, Selasa (6/4). (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Tokoh Adat dan Tokoh Agama se-Kecamatan Sukawati mendeklarasikan kesepakatan untuk memerangi terorisme dan kelompok radikal di Mapolsek Sukawati, Selasa (6/4). 

Pada kesempatan tersebut hadir Perwakilan MUI Kecamatan Sukawati, PHDI, Tokoh Agama Konghucu, Ketua Persekutuan Oikoumene Kristiani Candra Asri Batubulan, MDA Kecamatan, Forum Perbekel Kecamatan Sukawati, Danramil Sukawati Kapten Infrantri I Gede Astawa, serta Kapolsek Sukawati AKP I Made Ariawan P. 

Usai deklarasi, Camat Sukawati, I Gusti Ngurah Gede Udayadnya mengatakan bahwa dalam memerangi terorisme dan kelompok radikal, diperlukan sinergitas tokoh agama dan adat.

Baca juga: Jadi Objek Studi Banding, Durian Tamblang Tembus Pasar Belanda

Sebab untuk menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama serta menghindari konflik yang bernuansa SARA tidak bisa dilakukan sendiri.

Pihaknya pun mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Makassar minggu lalu. "Pelaku teroris dan jaringannya adalah kelompok radikal yang tidak ada hubungannya dengan agama tertentu maupun organisasi keagamaan. Sehingga kami mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu 28 Maret 2021 lalu," tegasnya.

Dirinya menambahkan jika pihaknya secara bersama-sama juga akan melakukan upaya untuk mencegah aksi terorisme dengan memperketat pengawasan di lingkungan masing-masing. "Terutama mengawasi penduduk pendatang yang baru datang agar wajib lapor 1 x 24 jam pada kepala lingkungan dan kepala desa setempat," lanjutnya. 

Tak lupa dirinya mengajak seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi. Pihaknya juga menggandeng pecalang untuk melakukan sidak duktang dengan sebelumnya akan melakukan pendataan secara riil. "Mengenai berapa jumlah dan dimana saja mereka tinggal," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukawati AKP I Made Ariawan P. menyebutkan jika Sukawati sebagai daerah perbatasan sekaligus penyangga Ibu kota Denpasar, sudah barang tentu memiliki mobilitas yang tinggi. Sehingga pihaknya terus mengintensifkan sinergitas dengan desa. "Jadi kita tingkatkan patroli dan penjagaan bersinergi dengan tokoh adat dan tokoh agama," tegasnya. 

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news