Minggu, 18 Apr 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Uang Nasabah Raib, Ketua LPD Bangkang Masih Menghilang

07 April 2021, 19: 51: 51 WIB | editor : Nyoman Suarna

Uang Nasabah Raib, Ketua LPD Bangkang Masih Menghilang

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya. (Dian Suryantini/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Setelah tiga tahun berlalu, nasabah LPD Bangkang, Desa Baktiseraga kembali mendatangi Mapores Buleleng untuk menanyakan kasus dugaan penggelapan dana nasabah. Kedatangan nasabah LPD Bangkang itu diwakili oleh 3 orang. Mereka ingin melakukan audiensi kepada Kapolres Buleleng dan menyampaikan beberapa tuntutan kepada ketua LPD Bangkang Gusti Bagus Ngurah Wibawa. Akan tetapi pertemuan dengan Kapolres Buleleng Sinar Subawa terpaksa harus tertunda karena pihak kepolisian tengah melakukan Analisa dan Evaluasi (Anev).

Dikonfirmasi Rabu (7/4) siang, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, jajaran kepolisian masih belum bisa menemui perwakilan nasabah LPD Bangkang tersebut karena tengah ada kegiatan anev mingguan. Mereka pun disarankan untuk bersurat ke Mapolres Buleleng agar dapat menentukan jadwal pertemuan. “Memang ada beberapa yang menanyakan perkembangan dugaan kasus di LPD Bangkang. Tapi karena tadi melaksanakan anev mingguan kegiatan, sehingga disarankan pada mereka untuk bersurat pada polres atau penyidik yang menangani untuk menanyakan kasus itu. perkembangan penyelidikannya, nasabah itu melapor ketika ketua LPDnya tidak ada di tempat,” terang Sumarjaya.

Sumarjaya menambahkan, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan jumlah kerugian yang dialami nasabah LPD Bangkang. “Jadi belum bisa dipastikan berapa kerugiannya. Harapan saya, mohon pada masyarakat bangkang untuk membantu pihak kepolisian keberadaan ketua LPD. Sudah ada tim dari unit tipikor, dipanggil sudah, dicari kerumah sudah, akrena statusnya belum tersangka, jadi belum bisa DPO,” tambahnya.

Baca juga: Lansia Wanita Dengan Berat Badan Berlebih Rentan Menderita Makula

Sementara itu, salah satu nasabah LPD Bangkang, Putu Sentana dihubungi via telepon menjelaskan, kedatangannya ke Mapolres Buleleng untuk melaporkan kasus dugaan penyelewengan dana nasabah oleh ketua LPD Bangkang. Menurutnya, kasus tersebut telah terjadi pada tahun 2018. “Kasusnya sudah lama dari 2018. Selama itu dari pihak kepolisian belum ada kejelasan secara pasti. Alasannya karena belum bisa menangkap ketua LPD. Ketua LPD masih kabur. Tidak ada di desa. Uang nasabah belum ada yang kembali,” kata dia.

Hingga kini uang yang disimpan di LPD Bangkang belum ia dapatkan. Dari pengakuannya, tabungan itu milik ibunya, Ketut Tirta sejumlah Rp 10 juta. Sejak kasus ini bergulir, kata pria 52 tahun ini, ibunya jatuh sakit akibat stress. Dan pada tahun 2019 ibunya meninggal. “Kalau saya yang nabung ibu saya yang nabung sejumlah Rp 10 juta. Adik ipar saya Rp 77 juta. Kalau LPDnya sudah tidak ada aktivitas. Ibu meninggal 2019. Tau hilang uangnya stres, sampai sakit dan meninggal. Gangguan di ginjal,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kala itu, para nasabah LPD Desa Pakraman Bangkang hendak menarik uang untuk keperluan perayaan Galungan. Namun tak disangka, para nasabah tidak bisa menarik uang lantaran Ketua LPDnya tidak ada. Berbagai upaya telah dilakukan nasabah. Salah satunya dengan berusaha menagih kepada Bendahara LPD. Namun sayang, dari pengakuan sang bendahara, pihaknya mengaku tidak membawa uang, lantaran uang dibawa oleh Ketua LPD. Menyikapi hal tersebut, pihak Desa Pakraman Bangkang langsung menggelar paruman (rapat, Red) untuk membahas kasus ini. Hasilnya, Desa Pakraman sepakat membawa kasus ini ke ranah hukum. Total dana yang ada diperkirakan mencapai Rp 807 juta.

LPD itu dibangun sejak 2001 tapi mengalami kolaps. Kemudian dibangun lagi 2007 dengan modal Rp 4,5 juta dari pemerintah dan yang memimpin adalah I Gusti Bagus Ngurah Wibawa. Selang berjalan sekian lama, banyak nasabah yang mengeluh kalau mereka tidak bisa menarik uang, karena pimpinannya hilang. 

(bx/dhi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news