Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Balinese
icon featured
Balinese

Usadha Babahi (16) : Sakit Seperti Orang Gila

16 April 2021, 11: 42: 43 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Usadha Babahi (16) : Sakit Seperti Orang Gila

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam Babahi, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan mantra untuk mengatasi akibat sakit karena dibuat oleh orang berniat jahat ini, akan dibeber lewat Usada Babahi.

Usada Babahi diserikan (dirilis bersambung) diambil dari Buku 'Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali' yang ditulis oleh I Ketut Suwidja (1991).

Kena Babahi panas dalam, di kulit terasa demam dan kadang-kadang dingin. Bila seperti itu gejalanya, disebut dengan Babahi Tibokan, penyakit ini berbahaya. Obat : daun pisang mas yang sudah kering (Bali : kraras), daun sembung gantung, sulasih harum, miana cemeng, daun kwang, dipipis lalu direbus, disaring supaya jernih, diberi mantra penawar, lalu diminum. 

Baca juga: Rampok Berpistol Gasak Uang 1,5 Juta di Apotek Kimia Farma

Bedaknya : sulasih harum, daun uku-uku ireng, kulit pohon asem yang belum berbuah, rempah-rempah yang dicampur dan dipipis untuk bedak. 

Kena Babahi badan terasa sakit berdenyut dan bengkak di beberapa tempat. Sarana klikicita, masui, dipipis dan diminum. Bedak : kunir warangan, maswi, triketuka, dipipis dan dicampur dengan air cendana dipakai bedak. 

Apabila badannya kaku. Sarana : kulit pohon ancak, mengambilnya dengan jalan membelakangi, jangan menoleh dan jangan melanggar, adas  7 biji, ketumbar 1 biji, dipipis dan dipakai bedak. 

Kena Babahi sakitnya seperti orang gila. Sarana : kajan ireng, sepohon kalimenja, tunas lawo (Alpinia galangal Wiilld Zingiberaceae), liligundi 3 kuncup, trikatuka, dipipis dicampur air kelopak batang pisang saba, yeh citra, mata dan hidungnya ditutuh dan diberi mantra. Kena Babahi gila. Sarana: intaran, buah kelor, dipakai bedak dengan mantra.

Kena Babahi gelisah tidak mau berkata-kata seperti orang bodoh. Sarana : temu-giri, temutis, isen kapur, semua diparut diremas dengan garam uku, air limau, air jeruk, diambil cairannya, diminum. 

Kena Babahi ingin main-main saja, disakiti oleh Babahi Indragraha. Mata dan hidung ditutuh dengan merica, dan musi. Selalu merasakan ketakutan, kena Babahi Bhutagraha. Sarana : pucuk, kamarunggi, dan kamahan, madu musi, liligundi, dipipis dan ditiupkan pada hidung dan mata. 

Kena babahi gila dan suka ketawa. Sarana :  biji kamaruli, liligundi, akar wimba, trikatuka, dipipis ditiupkan pada mata. 

(bx/wid/rin/JPR)

 TOP