Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Balinese
icon featured
Balinese

Pertahankan Tari Legong, PPMI Bali Rancang Panggung untuk Seniman

19 April 2021, 18: 06: 01 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pertahankan Tari Legong, PPMI Bali Rancang Panggung untuk Seniman

KOORDINASI : Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Provinsi Bali, koordinasi dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat Bali, Senin (19/4). (Putu Agus Adegrantika/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Meski dalam suasana pandemi Covid-19, tidak menyurutkan Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Provinsi Bali membuat gagasan dalam mempertahankan tradisi Bali yang ada.  Seperti langkah diambil pihaknya saat ini, akan memperkenalkan Tari Legong secara online, terlebih menyediakan panggung untuk pentas bagi para seniman tari Legong yang ada.

Ketua PPMI Provinsi Bali, Gede Pande Eka Prayika menjelaskan, kegiatan itu akan dilakukan bertujuan untuk menyediakan tempat bagi seniman tari. Untuk itu pihaknya berkoordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Bali, khususnya ke Fraksi Demokrat untuk dapat memfasilitasi kegiatan tersebut.  

"Tujuannya dan tercetus rencana kegiatan ini karena ada kekangenan para seniman di situasi Covid-19 tidak ada panggung. Maka PPMI buatkan wadah untuk seniman supaya bisa berkreasi by virtual, dan bisa ditularkan ke seniman yang lain," jelasnya, Senin (19/4). 

Baca juga: DPRD Bali Tekankan 4 Poin Soal Ranperda Retribusi Jasa Usaha

Hal itu tercetus dari pihaknya supaya dapat menjembati para seniman. Kegiatan itu merupakan kegiatan yang kedua terkait pelestarian seni tari. Karena sebelumnya mereka telah melestarikan Tari Rejang Renteng, untuk menyatukan persepsi di dalam seni tari itu sendiri. 

"Rejang Renteng sudah sempat juga, karena kan beda -beda setiap kabupaten gerakannya, dan kami ini menyamakan persepsi," sambungnya. 

Disinggung untuk sasarannya kepada siapa, Pande Prayika mengaku kepada para generasi muda dan wisatawan. Sebab, mereka sendiri merupakan purna pertukaran pemuda luar daerah dan luar negeri, sehingga  dirasa dapat maksimal dalam memperkenalkan tarian tersebut. 

"Kegiatan ini juga tidak lepas dari kekangenan bule dengan Bali, selain ada pantai, Bali punya budaya dan seninya. Karena mereka tertarik yang dilihat pasti seni dan budayanya.  Kalau pantai semua punya pantai,  tapi seni seperti Bali kan tidak terlalu banyak yang punya," ungkapnya. 

Ia menambahkan, PPMI ini adalah mereka yang pernah mengikuti kegiatan jambore pemuda Indonesia, dan ada bhakti pemuda antar provinsi. Sehingga dirasa tepat dalam melakukan pelestarian seni tari. Untuk kegiatan tari tersebut, ia mengatakan akan dipusatkan dari Sanggar Balerung, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. 

Sementara Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra, mengatakan apa yang dilakukan oleh PPMI itu dalam usaha meningkatkan melestarikan budaya Bali,  khususnya meningkatkan budaya dan seni tari. 

"Dengan adanyalangkah ini, kita akan semua terbantu. Sekaligus dapat promosikan budaya untuk pariwisata. Mereka punya ide, kita berikan jalannya. Jadi dinas terkait semestinya bisa melihat mana kegiatan yang bisa didukubg dan difasilitasi," tegas Nova.

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP