Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Mualaf Desak Made dari Payangan, Made Rai Warsa Bereaksi

20 April 2021, 00: 25: 35 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Mualaf Desak Made dari Payangan, Made Rai Warsa Bereaksi

Made Rai Warsa (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Mualaf Desak Made Darmawati yang bikin umat Hindu meradang lantaran ceramahnya menjelekkan agama Hindu, yang ditayangkan di channel Istiqomah TV, ternyata dari Payangan, Gianyar. Bagaimana reaksi anggota DPRD Bali Made Rai Warsa yang juga asal Payangan, Gianyar?

Rai Warsa yang berada di Komisi I yang membidangi hukum, tak menampik apa yang dituangkan dalam ceramah dosen Dr. Hj. Desak Made Darmawati, S.Pd.,MM itu, sangat keliru tentang agama Hindu.

Kesaksian wanita yang juga Ketua Pusat Kewirausahaan dan Karier Mahasiswa UHAMKA, Jakarta ini, tentang agama Hindu, sekaligus jadi alasan akhirnya pindah keyakinan, sangat melecehkan pemeluk Hindu, karena menyebut umat Hindu di Bali menyembah banyak Tuhan dan Setan.

Baca juga: Gunakan GeNose, Enam Objek Wisata Jadi Pilot Project

Rai Warsa yang mantan wartawan ini, mengaku tidak kenal dengan Desak Made Darnawati. Soal masalah daerah asal Desak Made Darmawati, Rai Warsa  tidak mau berkomentar banyak tentang hal itu. Pasalnya, oknum dosen berjilbab yang ceramah dilengkapi dengan proyektor menayangkan gambar seorang sulinggih tersebut, memang tidak begitu dikenal di desanya.

Soal dia sudah minta maaf, lanjutnya, secara pribadi dimaafkan. "Namun saya tegaskan agar proses hukum tetap harus dijalankan. Jika Kapolri tidak membawa kasus ini tidak sampai selesai dalam proses hukum, maka akan terus terulang kembali kasus serupa yang bikin hubungan antar-agama tidak harmonis, dan situasi ini perlahan akan membuat situasi kehidupan beragama memburuk," tegasnya.

Politisi dari PDIP Perjuangan ini, juga menegaskan agar segala sesuatu yang sifatnya melawan hukum tetap diproses secara hukum. Kata Rai Warsa, Kapolri harus tegas untuk segala bentuk penistaan agama. 

"Siapapun orangnya siapapun dia, segala sesuatu yang melawan hukum, dan dalam hal ini yang melakukan tindakan menistakan agama, harus diberlakukan sama di mata hukum. Kalau Ahok bisa dihukum, maka dia (Desak) juga harus dihukum," pungkas Rai Warsa.

(bx/rin/rin/JPR)

 TOP