Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bupati Gianyar Sebut Pembukaan Pariwisata Kewenangan Pusat

Meski Ubud Telah Disiapkan Jadi Green Zone

20 April 2021, 16: 57: 04 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bupati Gianyar Sebut Pembukaan Pariwisata Kewenangan Pusat

VAKSINASI : Suasana vaksinasi di kawasan Ubud beberapa waktu lalu. (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kendatipun program Green Zone Ubud (Ubud Zona Hijau) terus berjalan sebagai salah satu persiapan membuka pariwisata Bali, namun kewenangan untuk membuka pintu pariwisata Bali untuk mancanegara tetap berada di tangan Pemerintah Pusat.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengungkapkan bahwa kawasan Ubud disiapkan untuk menyongsong dibukanya kembali kunjungan wisatawan. Sehingga program vaksinasi massal pun dilakukan di kawasan Ubud dengan menerapkan vaksinasi sistem banjar. “Tentunya ini untuk memenuhi harapan masyarakat Ubud agar pariwisata bisa segera dibuka,” tegasnya Selasa (20/4).

Kata dia hal itu dilakukan guna meyakinkan pasar mancanegara. Maka dari itu sebagai langkah awal, harus dipastikan semua masyarakat Ubud telah divaksin. Dimana  saat ini vaksinasi di Kecamatan Ubud telah selesai 100 persen dengan capaian yang tervaksin 90 persen. “Yang 10 persen lagi karena saat vaksin tidak datang atau berhalangan,” sebutnya.

Baca juga: HUT Kota Bangli Tanpa Hiburan Rakyat

Hanya saja pembukaan kawasan pariwisata di Gianyar bukan lagi kewenangan kepala daerah. Kewenangan pembukaan pintu pariwisata ke Bali murni ada ditangan Pemerintah Pusat. Terlebih pembukaan pariwisata juga berkaitan kerjasama antar negara. "Kalaupun pariwisata Bali dibuka belum bisa dipastikan wisatawan akan mau datang saat situasi pandemi  belum berakhir,” papar Mahayastra.

Sehingga menurutnya Gianyar harus berbuat dulu untuk meyakinkan pasar mancanegara, meskipun Ubud dan Bali sudah sangat aman untuk dikunjungi wisatawan. "Jadi Kabupaten Gianyar harus berbuat dulu,” tandasnya.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP