Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

KPU Denpasar Kembalikan Rp 7 Miliar Lebih Anggaran Pilwali 2020

21 April 2021, 17: 47: 56 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

KPU Denpasar Kembalikan Rp 7 Miliar Lebih Anggaran Pilwali 2020

HIBAH : Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menerima laporan hibah dari Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya (kanan) didampingi Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Gede Agung Lidartawan (kanan) di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (21/4). (Humas Pemkot Denpasar for Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar usai Pilwali 2020 mencatatkan penghematan anggaran senilai Rp 7.451.111.382 atau Rp 7 miliar lebih. Anggaran inipun dikembalikan ke kas daerah Kota Denpasar. 

Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, Rabu (21/4) menyampaikan, pada Pilwali 2020 lalu KPU Denpasar mengajukan rancangan anggaran belanja (RAB) atau kebutuhan anggaran senilai Rp 32.421.235.450 (Rp 32 Miliar lebih). Dimana KPU Kota Denpasar selaku penerima hibah Pilwali 2020, sebelumnya telah melakukan perjanjian hibah dengan Pemerintah Daerah Kota Denpasar.

Perjanjian hibah tersebut yakni NPHD Nomor 001/01/BKBP dan 456/PR.07-NK/5171/Kota/X/2019 tanggal 1 Oktobger 2019 sebesar Rp 25.000.000.000, ADENDUM NPHD Pertama Nomor 210/088/BKBP dan 16/PP.01.2-SPj/5171/KPU-Kot/I/2020 Tanggal 22 Januari 2020 sebesar Rp 28.900.000.000 dan ADENDUM NPHD Kedua Nomor 210/473/BKBP/2020 dan 49/PP.01.2-SPj/5171/KPU-Kot/VI/2020 tanggal 24 Juni 2020 sebesar Rp 32.421.235.450.

Baca juga: 21 Tahun di Museum Buleleng, Sudah Biasa Dengar Letupan dan Suara Aneh

Dari jumlah anggaran yang diberikan setelah diproses, KPU Kota Denpasar melakukan penghematan dengan menyisakan anggaran senilai Rp 7.451.111.382.

"Penghematan anggaran menjadi upaya kami untuk mengelola keuangan daerah secara rigid dengan berpedoman asas kebutuhan. Artinya kami berupaya untuk menghemat, berifisiensi efektif dan efisien anggaran," ungkap Arsa Jaya.

Menurutnya, yang menjadi sumber penghematan anggaran APBD Kota Denpasar ini karena untuk menyelenggarakan Pilwali lalu, pihaknya juga mendapat anggaran dari APBN, sehingga ada sisa anggaran daerah yang bisa dikembalikan karena kebutuhannya yang lain bisa dicover oleh dana APBN.

Lebih lanjut Arsa Jaya dalam kesempatan itu, juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemkot Denpasar sebagai ungkapan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan segenap jajaran, termasuk OPD. Karena telah ikut berpartisipasi dengan KPU serta bersinergi membuat pemilihan kepala daerah telah berjalan dengan aman, tertib, berintegritas, demokratis dan sehat. 

Piagam tersebut diberikan saat pihaknya beraudiensi dengan Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di Kantor Walikota Denpasar. Dalam acara tersebut, juga dihadiri Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Gede Agung Lidartawan.

Sementara Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada KPU Kota Denpasar karena pada  pemilihan walikota (Pilwali) tahun 2020 bisa berjalan lancar, aman dan sukses. Meskipun dalam prosesnya di situasi pandemi Covid-19.

Menurut Jaya Negara, pengehematan anggaran senilai Rp 7.451.111.382 yang dilakukan KPU Kota Denpasar tidak mengurangi kinerjanya. Untuk itu rasa syukur kepada Tuhan harus dilakukan karena kerja besar ini bisa dituntaskan dari awal sampai akhir.

"Atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat Denpasar, saya mengucapkan terimakasih. Dan, kepada KPU Kota Denpasar yang menyelenggarakan Pilwali Kota Denpasar sehingga berjalan dengan lancar, tertib dan berintegritas," tandasnya.

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP