Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features

BPBD Serahkan Reptil Hasil Tangkapan yang Masuki Rumah Warga

30 April 2021, 04: 36: 14 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

BPBD Serahkan Reptil Hasil Tangkapan yang Masuki Rumah Warga

AMANKAN REPTIL : Tim BPBD Kota Denpasar saat mengamankan reptil yang masuk ke rumah warga. (BPBD Denpasar for Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar selain menangani bencana serta memberikan bantuan kesehatan hingga pertolongan laka lantas, kerap juga menangani laporan terkait reptil yang masuk ke pemukiman. Tentu saja, ada keahlian khusus yang dimiliki dalam menangani hewan liar ini. 

Adapun hewan-hewan yang sering ditangani oleh tim BPBD Kota Denpasar ini, seperti biawak maupun ular, baik itu ular berbisa maupun ular tidak berbisa. Nah, pertanyaannya, kemana hewan-hewan hasil tangkapan itu dibawa?

Sekretaris BPBD Kota Denpasar, Ardy Ganggas saat dikonfirmasi terkait hal ini, mengatakan, reptil yang ditangkap tersebut diserahkan kepada pihak-pihak terkait, dalam hal ini balai konservasi hewan dan juga pecinta reptil.

Baca juga: Konsumsi Rendah, KKP Bagikan 500 Paket Olahan Ikan Segar

"Kami sudah komitmen, semua hasil tangkapan reptil itu kami serahkan kepada mereka (balai konservasi dan pecinta reptil). Kadang, mereka yang datang untuk mengambilnya setelah kami amankan," beber Ardy Ganggas, Kamis (29/4).

Lanjut Ardy Ganggas, setelah hewan-hewan tersebut diserahkan, nantinya akan dirilis ke alam liar lagi. Dan tentu saja, mereka akan dilepas liarkan jauh dari pemukiman warga dan sesuai dengan habitatnya. Terkait tim yang menangani laporan reptil masuk rumah warga itu, kata Ardy Ganggas, terdiri dari satu sampai dua orang dalam satu tim. Mereka dibekali dengan keahlian khusus, karena berhubungan dengan hewan liar serta cara penanganannya. 

"Selama ini tidak ada masalah saat mengamankan hewan liar itu, karena tim sudah dilatih," papar Ardy Ganggas yang juga sebagai Sekretaris Umum Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali ini.

Sementara hingga bulan April 2021 ini, setiap harinya BPBD Kota Denpasar kerap mendapat laporan reptil masuk rumah warga di beberapa wilayah di Denpasar, meskipun jumlahnya tidak menentu setiap harinya.

"Begitu ada laporan, segera kami atensi. Respon warga tentu sangat senang, dikarenakan ada pihak yang peduli akan hal ini,  terlebih dari Pemerintah Kota Denpasar melalui BPBD," tegasnya. 

Disinggung mengenai kenapa bisa masuknya hewan berdarah dingin ini hingga ke pemukiman warga, disebutkannya dikarenakan ada beberapa faktor. Pertama soal lingkungan. Hewan berdarah dingin mengikuti suhu lingkungannya. Jika terlalu dingin, mereka akan mencari tempat yang hangat. Begitu juga sebaliknya, ketika lingkungannya panas, mereka akan mencari tempat yang lembab. Selain itu, faktor makanan juga berpengaruh dan juga sarang mereka terusik karena musim.

"Rumah warga yang dekat dengan aliran sungai, sawah ataupun semak belukar, biasanya didatangi oleh reptil-reptil ini," imbuhnya. 

Seperti yang dicontohkannya, ketika musim hujan beberapa bulan lalu dengan intensitas hujan yang tinggi, laporan reptil masuk rumah warga selalu ada setiap harinya. Bahkan, dengan jumlah yang relatif banyak. 

"Seperti yang saya katakan tadi, itu dikarenakan karena faktor lingkunan. Sarang mereka terganggu karena meluapnya air atau suhu terlalu dingin, oleh karena itu mereka mencari tempat baru. Salah satunya menjadi tamu tak diundang di rumah-rumah warga," tandasnya.

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP