Minggu, 09 May 2021
baliexpress
Home > Kolom
icon featured
Kolom

Bersama KASN, Pemkot Denpasar Sosialisasi Penerapan Manajemen Kinerja

30 April 2021, 04: 47: 59 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Bersama KASN, Pemkot Denpasar Sosialisasi Penerapan Manajemen Kinerja

SOSIALISASI : Walikota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua Komisioner Aparatur Negara, Rudiarto Sumarwono, memimpin sosialisasi Penerapan Manajemen Kinerja, Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi, dan Disiplin PNS, Kamis (29/4). (Humas Pemkot Denpasar for Bali Express )

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Pemkot Denpasar bersinergi dengan Komisi Aparatur Negara (KASN) melakukan sosialisasi kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPT) dan Pejabat Administrator (PA), Kamis (29/4) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang. Acara ini diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui virtual. 

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pasca Pilkada Serentak Tahun 2020, Implementasi Manajemen Kinerja, dan Penegakan Disiplin Pegawai Negeti Sipil (PNS).

Sosialisasi ini dipimpin langsung Walikota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua Komisioner Aparatur Negara, Rudiarto Sumarwono. Hadir juga PJ. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya dan Kepala OPD terkait lainya di lingkungan Pemkot Denpasar.

Baca juga: Urusan Perizinan, KPK Korwil IX Sebut Denpasar Melebihi Ekspektasi

Walikota Jaya Negara mengatakan, proses pembinaan kepegawaian di Kota Denpasar, tentunya mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. 

Yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil merupakan proses manajemen pegawai negeri sipil dengan komitmen untuk penyelenggaraan manajemen aparatur sipil negara berbasis 'Sistem Merit'. 

Tujuannya, untuk menghasilkan pegawai negeri sipil yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik dan praktek KKN dalam rangka pelaksanaan tugas pelayanan publik serta tugas pemerintahan dan pembangunan.

"Dalam kesempatan ini, KASN hadir bersama untuk memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Sistem Merit. Terutama dalam perumusan kebijakan dan manajemen ASN,  pengawasan terhadap pelanggaran norma dasar, kode etik dan kode prilaku pegawai ASN. Dan hal terpenting juga melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi," ujar Jaya Negara. 

Diharapkan kepada para ASN dapat membangun sistem kerja yang cepat dan optimal sesuai dengan kewenangan, sehingga dalam jangka pendek ini visi Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Maju, dapat diwujudkan bersama. Dalam rangka untuk mewujudkan visi dari pemerintah Kota Denpasar tersebut, perlu diterapkan suatu sistem manajemen kinerja.

"Kepada seluruh pejabat, baik yang hadir secara langsung maupun yang hadir secara virtual, saya menekankan agar senantiasa menunjukkan dedikasi, loyalitas dan kinerja yang tinggi, mengingat tantangan yang begitu besar di masa pandemi Covid-19 untuk memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat," tegasnya.

Sementara Ketua Komisioner Aparatur Negara, Rudiarto Sumarwono dalam paparannya menjelaskan berbagai hal. Seperti Sistem Merit dan tupoksi KASN, Visi-Misi dan RPJMD, pengisian JPT, mekanisme pengisian JPT dan manajemen PNS, birokrasi Indonesia di masa depan, sistem merit dan kinerja PNS, prioritas, alignment, cascading serta birokrasi masa depan.

Rudiarto juga menjelaskan tentang Rencana Strategis Perangkat Daerah dan tentang 5 Arahan Presiden RI Joko Widodo mengenai pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, simplifikasi regulasi, penyerdehanaan birokrasi dan transformasi ekonomi. 

Dijelaskan juga tentang area pengawasan KASN, seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi dan dampak sanksi pengisian JPT dan JA yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP