Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Balinese
icon featured
Balinese

Usada Rare (5) : Terkejut, Bayi Diganggu Roh Halus

30 April 2021, 13: 35: 03 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Usada Rare (5) : Terkejut, Bayi Diganggu Roh Halus

Usada Rare (5) : Terkejut, Bayi Diganggu Roh Halus (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam masalah kesehatan, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan sarana untuk mengatasi sakit dari usia bayi sampai anak-anak, dibeber lewat Usada Rare. 

Usada Rare diserikan (dirilis bersambung) diambil dari Buku 'Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali' yang ditulis oleh I Ketut Suwidja (1991).

Bayi kena bajangan. Sarana : kunir, gamongan, daun pepe (Oxytelma esculentum R. Br.) yang telah kuning. Untuk usug (diremas atau dipijat setelah dibedaki). Disembar dengan sirih dan sulasih. Dibuatkan sajen dan doa. Bedak untuk bayi sakit-sakitan. Sarana : daun besar (Morus indica L.) adas, laja, ketumbar.

Baca juga: Pura Bhuwana Merta, Kawasan Pingit dan Angker di Celukan Bawang

Susu ibu tidak keluar air. Sarana : bangiang, paspasan (Coccinia cordifolia Cogn Cucurbitaceae), daun kembang merak (Caesalpinia pulcherrima L. SW. Leguminosaceae) beras dari padi yang telah disimpan lama, kelabet, lungid, ditambah madu, diminum. 

Susu ibu tidak keluar air. Sarana : bangiang paspasan, bangiang bahor, bagiang padang susu, daun kembang merak (Caesalpinia pulcherrima L. SW. Leguminosaceae), daun gambir (Uncarnn gambir Roxb. Rubiaceae), beras putih, bawang, lungid, diurapkan pada susu.

Bayi kena sawan dang linglung (Bali : Engsub-masuk jebakan dan tidak bisa bergerak). Sarana : daun waluh (Cucurbita moschara Duch Cucurbitaceae), daun papare (Trichosanthes anguina L. Cucurbitaceae), dicampur (Bali : ratus) dengan musi, kelapa dibakar, dipipis dipakai membedaki.

Tidak keluar air susu. Sarana : daun jeruk dipanggang di atas damar (minyak kelapa), hulu hati disembar.

Bayi diganggu roh halus, badan panas. Sarana : daun pule (Alstonia scholaris R. Br. Apocynaceae) yang belum pernah berbuah (Bali : daha), gamongan, pandan lanang (jantan), daringo, beras padi emas, dipipis, lalu diurapkan.

Pada waktu tidur bayi sering terkejut. Sarana : bawang maswi, ditempelkan pada ubun-ubun (Bali : pupuk ramuan dihaluskan dan dibuat bundaran pipih biasanya sebesar ibu jari, lalu ditempelkan di ubun-ubun), dan diurapkan di tangan dan kaki. Mantra: Ong Durgaswaha jeng. 

(bx/wid/rin/JPR)

 TOP