Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Dewan Bali akan Panggil Pengusaha yang PHK Pekerja Sewenang-wenang

01 Mei 2021, 20: 41: 12 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dewan Bali akan Panggil Pengusaha yang PHK Pekerja Sewenang-wenang

SAMPAIKAN ASPIRASI: Para pekerja mendatangi DPRD Bali dalam rangka hari buruh sedunia, Denpasar, Bali, Sabtu (1/5/2021). (antara)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - DPRD Bali akan menindaklanjuti aspirasi serikat pekerja dan memanggil usaha-usaha yang melakukan PHK terhadap pekerja secara sewenang-wenang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Suyasa di Denpasar, Sabtu (1/5).  

"Kita panggil dulu pengusaha-pengusaha yang bandel itu, panggil pertama, kedua, ketiga. Jika pada panggilan ketiga tidak ada tindak lanjut, ya kita rekomendasikan Komisi IV DPRD Bali untuk merekomendasikan kepada Gubernur untuk menutup usaha itu," katanya.

Pernyataan itu disampaikan menyusul aspirasi yang disampaikan puluhan anggota yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Mandiri Regional Bali mendatangi DPRD Bali. Mereka menyampaikan aspirasi terkait keputusan PHK sepihak oleh pihak perusahaan.

Baca juga: Buru Kelompok Bersenjata, Pasukan TNI-Polri mulai Masuk Ilaga

"Yang paling fundamental adalah situasi pandemik yang sulit ini, masih ada PHK sepihak oleh oknum-oknum pengusaha padahal sangat jelas dari pemerintah sudah mengeluarkan Surat Edaran, dan jelas menyatakan di sana bahwa perusahaan tidak boleh melakukan PHK dengan alasan pandemik," kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali Anak Agung Gede Eka Putra Yasa.

Pihaknya menyayangkan pemerintah dalam situasi ini tidak peka terkait apa yang dialami masyarakatnya. Terutama para pekerja-pekerja pariwisata.

Untuk itu, ia berharap Pemerintah Bali memberikan sanksi tegas bagi perusahaan-perusahaan yang tidak mengindahkan surat edaran Gubernur Bali dengan melakukan PHK terhadap pekerja dengan alasan pandemik Covid-19. (ant)

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP