Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Diduga Gilir Wanita di Lodtunduh, Polres Gianyar Amankan Lima Pemuda

02 Mei 2021, 14: 58: 09 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diduga Gilir Wanita di Lodtunduh, Polres Gianyar Amankan Lima Pemuda

Ilustrasi pemerkosaan. (Radarbogor.id/JPNN)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Seorang wanita melapor ke Polres Gianyar setelah menjadi korban pemerkosaan di wilayah Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar. Kabar itu pun membuat masyarakat Gianyar geger lantaran pelakunya lebih dari satu orang.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya di lapangan, korban yang merupakan pegawai salah satu toko modern itu dijemput oleh pelaku kemudian diajak ke suatu tempat. 

Tempat yang dimaksud diduga merupakan tempat adopsi anjing. Di halaman tempat itu lah wanita ini kemudian diperkosa oleh pelaku yang jumlahnya 5 orang. "Informasinya pelaku adalah CN, GT, GP, WG, kurang tahu siapa lagi satu. Ada yang dari Kecamatan Ubud dan Kecamatan Sukawati. Sedangkan korban infonya dari Kecamatan Payangan," ujar sumber yang enggan disebutkam namanya.

Baca juga: Liverpool Bisa Bikin City Pesta Juara Lebih Awal, Ini Syaratnya

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo yang dikonfirmasi Minggu (2/5) membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan bahwa laporan mengenai dugaan pemerkosaan itu diterima oleh pihaknya Sabtu (1/5) sekitar pukul 24.00 Wita. Malam itu juga pihaknya melakukan penyelidikan dan pengembangan hingga akhirnya mengamankan 5 orang sebagai terduga pelaku.

"Dan dari jam 10 tadi sampai pukul 15.00 WITA masih dalam proses pemeriksaan, baik pelaku, korban serta saksi," ungkapnya.

Sayangnya ia mengaku belum mendapatkan data yang detail terkait kasus pemerkosaan tersebut, karena masih dalam proses pemeriksaan. Hanya saja dirinya menyampaikan untuk informasi awal yang didapatkan adalah korban awalnya dijemput oleh dua orang pelaku di tempat korban bekerja kemudian dibawa ke TKP. Selanjutnya korban diancam oleh pelaku, sehingga dalam keadaan terpaksa melayani nafsu bejat para pelaku. "Untuk TKP ini saya belum tahu posisi pastinya, yang jelas saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan saya belum mendapatkan laporan lebih lanjut. Mudah-mudahan malam ini selesai sehingga bisa kita rilis," pungkas AKP Heselo.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP