Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Stir Tak Stabil, Jazz Silver Terguling

02 Mei 2021, 17: 41: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Stir Tak Stabil, Jazz Silver Terguling

TERGULING: Kendaraan Honda Jazz yang terguling di jalur Denpasar-Gilimanuk pada lingkungan Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Minggu (2/5). (Istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Dalam dua hari berturut-turut kecelakaan tunggal terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, wilayah hukum Polsek Selemadeg, Tabanan. Minggu (2/5), kecelakaan tunggal dialami sebuah mobil Honda Jazz. Dugaan sementara, kecelakaan yang membuat kendaraannya itu terguling dan terbalik di atas got karena masalah teknis pada bagian stirnya.

Kecelakaan di jalur lintas Jawa-Bali itu tepatnya terjadi di lingkungan Banjar Bonian, Desa Antap, sekitar pukul 11.30. Pengemudinya mobil warna silver itu diketahui bernama Rudi,32, asal Banyuwangi, Jawa Timur. Pengemudinya saat itu dalam perjalanan dari arah Gilimanuk. “Pengemudinya dalam keadaan selamat. Hanya kendaraannya saja yang terbalik,” jelas Kapolsek Selemadeg Kompol I Kadek Ardika.

Secara singkat dia menyebutkan, sebelum kejadian kendaraan tersebut meluncur dari arah Gilimanuk. Sampai di lokasi kejadian yang medannya melandai, tiba-tiba kendaraan tersebut oleng. “Dugaan sementara akibat stir kendaraan yang tidak stabil. Yang jelas pengemudinya selamat dan kejadian itu tidak menimbulkan gangguan lintas,” sebutnya.

Baca juga: Berikut Tips Mengatasi Kegemukan

 Sementara sehari sebelumnya, Sabtu (1/5), dua truk terlibat kecelakaan pada jalur yang sama di lingkungan Banjar Singin, Kecamatan Selemadeg. Saat itu, sekitar pukul 12.00, sebuah truk bermuatan gas elpiji plat DK 8284 BJ menabrak pantat truk DK 8496 DA yang ada di depannya. Akibat peristiwa itu, bagian kepala truk bermuatan elpiji penyok.

Meski demikian, pengemudinya yang diketahui bernama I Ketut Sukadana,48, asal Desa Dangin Tukadaya, Jembrana dalam keadaan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Informasinya kecelakaan itu terjadi saat kedua kendaraan tersebut jalan beriringan dari arah Gilimanuk. Posisinya, truk DK 89496 DA yang diketahui dikemudikan I Gusti Komang Widarma,50, asal Kecamatan Negara, Jembrana ada di depan. Sementara truk pengangkut gas elpiji ada di belakangnya.

Saat melintasi jalan lurus yang melandai, karena jarak yang begitu dekat, truk pengangkut gas tidak bisa mengatur jarak. Jadi saat posisi lagi dekat, remnya tidak serta merta membuat truk berhenti. Sehingga menabrak pojok kanan belakang truk DK 8496 DA. “Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Sementara kerugian materi akibat kerusakan yang terjadi sekitar Rp 3 jutaan,” jelas Ardika.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP