Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bejat! Pelaku Ancam Sebar Foto Bugil Korban Pemerkosaan di Lodtunduh

Pelaku Diancam Hukuman Penjara 12 Tahun

02 Mei 2021, 21: 03: 13 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bejat! Pelaku Ancam Sebar Foto Bugil Korban Pemerkosaan di Lodtunduh

DIPERIKSA : Polisi saat memeriksa pelaku di Mapolres Gianyar, Minggu (2/5). (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Korban pemerkosaan yang terjadi di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar, diancam akan disebar foto bugilnya apabila tidak mau melayani nafsu bejat pelaku.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika pada hari Jumat (30/4) sekitar pukul 23.30 WITA, korban berinisial MACD, 19, asal Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, pulang dari bekerja di salah satu toko modern di Desa Mas, Ubud. Didepan toko tempatnya bekerja, korban kemudian dijemput oleh pelaku berinisial AG, 25, dan CA, 22, yang sama-sama asal Kecamatan Ubud, Gianyar. Secara paksa korban lalu diajak naik sepeda motor dan dibawa ke tempat teman-teman pelaku minum-minum. "Menurut hasik pemeriksaan karena korban berteriak terus, maka korban diajak ke kebun milik Gung Putra di Banjar Kertawangsa, Desa Lodtunduh, Ubud," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (2/5).

Di tempat itu lah, korban kemudian diperkosa oleh sekitar 5 orang pria. Diantaranya AG dan CA yang telah dikenal korban. Atas peristiwa tersebut, korban pun melapor ke Polres Gianyar pada hari Sabtu (1/5) sekitar pukul 22.30 WITA. "Atas laporan tersebut kita kemudian lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku," sambungnya.

Baca juga: Lagi, Pemain Bali United Merapat ke Persis Solo

Pelaku utama yang menjemput korban, yakni AG dan CA kemudian diamankan di rumahnya masing-masing. Sedangkan tiga orang pelaku lainnya yakni PR, 41, AAGD, 27, dan GNAC, 30, asal Kecamatan Ubud, menyerahkan diri ke Polres Gianyar diantar oleh keluarga masing-masing. "Selanjutnya kita lakukan pemeriksaan korban, pelaku maupun saksi di Mapolres Gianyar," lanjutnya.

Dan dari hasil pemeriksaan, diketahui jika korban terpaksa melayani nafsu bejat para pelaku karena korban diancam oleh pelaku GA akan disebarkan foto bugilnya ke media sosial. "Karena takut akhirnya korban mau mengikuti keinginan pelaku, selanjutnya pelaku bersama dengan pelaku yang lainnya menyetubuhi korban secara bergiliran," paparnya.

Sedangkan mengenai foto bugil yang digunakan untuk mengancam korban, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan. Akibat perbuatannya tersebut para pelaku terancam pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP