Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Rencana Pembangunan SMAN 2 Sukawati Terkendala Akses Jalan

03 Mei 2021, 17: 30: 11 WIB | editor : Nyoman Suarna

Rencana Pembangunan SMAN 2 Sukawati Terkendala Akses Jalan

PEMBANGUNAN : Ketua BPD Celuk menunjukkan lokasi lahan yang akan dibangun SMAN 2 Sukawati, Senin (3/5). (Dewa Rastana/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Rencana pembangunan SMAN 2 Sukawati di dekat Lapangan Sepak Bola Desa Celuk menemui kendala. Kendala yang dimaksud adalah terkait akses jalan. Hal itu terjadi karena lahan milik Pemprov Bali yang akan dibangun SMAN 2 Sukawati berada ditengah persawahan produktif.

Untuk mencapai lahan seluas 75 are yang berlokasi di Banjar Celuk, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Gianyar tersebut, apabila masuk dari sisi timur diperlukan akses jalan sekitar 100 meter. Sedangkan apabila masuk dari sisi utara perlu sekitar 25 meter. Sayangnya dari arah timur maupun utara saat ini merupakan lahan pertanian produktif milik perorangan. 

Perbekel Desa Celuk, Nyoman Rupadana menjelaskan bahwa masyarakat setempat telah setuju atas rencana pembangunan SMAN 2 Sukawati tersebut. Apalagi sudah ada tim yang turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan. "Dalam proses ini, akses jalan sementara masih didiskusikan," ujarnya saat ditemui di Kantor Perbekel Celuk, Senin (3/5).

Baca juga: Niat Menolong Wanita Tengah Malam, Sumaji Jadi Korban Bencong

Selain itu rencana pembangunan SMAN 2 Sukawati itu juga sudah dikoordinasikan dengan Bendesa Adat, Pekaseh dan Tokoh Masyarakat Desa setempat. "Artinya sejauh ini semua mendukung, responnya positif. Asalkan tidak mengganggu subak, tapi memang perlu pendekatan lagi terkait akses jalannya," sambungnya didampingi Ketua BPD Desa Celuk, I Nyoman Wandra.

Ditambahkannya jika ada dua alternatif akses jalan. Yakni dari barat bisa tembus ke Batubulan namun pengembangannya agak susah. Akses umum berupa sepeda motor namun mobil tidak bisa masuk sehingga kurang representatif. 

Sejatinya pihaknya baru tahu ada tanah Pemprov Bali dilokasi tersebut. Dan setelah dikoordinasikan dengan Pekaseh ternyata lahan tersebut berupa sawah yang masuk areal Subak Pemungkul dan ada yang menggarapnya. Dimana hasil dari lahan itu masuk ke Desa Adat Celuk. 

Dan atas rencana pembangunan SMAN 2 Sukawati itu, pihaknya menilai jika masyarakat pasti akan merasakan imbas positif. "Saya rasa akan lebih baik, pendidikan tercover. Lokasinya strategis mencakup anak dari Singapadu, Singakerta, Batuyang, Ketewel dan Batubulan. Disamping itu kita punya lapangan dekat sana. Dan ini bisa jadi potensi ekonomi," paparnya.

Pihaknya pun berharap rencana tersebut berjalan lancar karena untuk kepentingan umum.  "Mudah-mudahan sepakat, apa nanti tukar guling atau dibeli untuk akses jalannya. Mungkin ada pembicaraan tapi itu bukan ranah kami, ada timnya yang akan menentukan harganya serta lebar jalannya. Zaman sekarang sejengkal tanah sangat berharga," lanjutnya sembari mengatakan jika tanah yang hendak dijadikan akses jalan merupakan tanah milik masyarakat lokal.

Sementara itu, Pekaseh Subak Pemungkul I Nyoman Suarta mengatakan bahwa dari pihak subak sejatinya sangat setuju atas rencana pembangunan sekolah tersebut. "Menurut saya disini aksesnya baik untuk dibuatkan jalan, disamping itu  disini akses jalan yang paling lebar dibandingkan dari utara cuma ada akses jalan saja," ujarnya.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP