Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
Terkait Kasus Pemerkosaan di Lodtunduh

Polres Gianyar Tetapkan Lima Orang Tersangka

03 Mei 2021, 17: 39: 29 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polres Gianyar Tetapkan Lima Orang Tersangka

TERSANGKA : Polisi saat menginterogasi pelaku di Mapolres Gianyar. (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Lima orang pria yang sebelumnya diamankan  atas dugaan pemerkosaan terhadap karyawati toko modern akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Kelima tersangka masing-masing berinisial AG, 25, CA, 22, PR, 41, AAGD, 27, dan GNAC, 30, pun kini telah ditahan di sel tahanan Mapolres Gianyar.

Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP  Laorens Rajamangapul Heselo mengatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan intensif, dan pengumpulan alat bukti, pihaknya kemudian melakukan pra rekontruksi Minggu malam (2/5). "Dan kemudian kelima orang ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (3/5).

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika dari pra rekontruksi diketahui jika korban MACD, 19, awalnya dipaksa untuk pelaku AG dan CA untuk naik ke atas motor. "Awalnya korban diajak jalan-jalan, tapi korban tidak mau, akhirnya tangan korban ditarik agar mau naik ke atas motor. Jadi ada unsur pemaksaan," paparnya.

Baca juga: Ditangkap, Pengirim Satai Beracun Tewaskan Anak Ojol

Namun ternyata korban diajak ke TKP di wilayah Banjar Kertawangsa, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar. Korban pun sempat bertanya 'ngapaian disini?', hanya saja pelaki terus merayu korban agar korban mau diajak berhubungan badan. Karena korban tidak mau, maka pelaku kemudian mengancam korban. "Ancamannya pelaku akan menyebar foto telanjang milik korban jika tidak mau menuruti kemauan pelaku. Dan kebetulan pelaku dan korban ini sudah kenal lama," sambungnya.

Karena takut korban pun melayani nafsu bejat pelaku, mulai dari AG, CA, kemudian PR, AAGD, dan GNAC.  Parahnya lagi usai disetubui secara bergiliran korban diantar kembali ke toko tempatnya bekerja dalam keadaan menangis. "Disana korban cerita dengan temannya terkait kejadian itu sehingga korban bersama temannya ini datang untuk membuat laporan kepada pihak kepolisian," tandasnya sembari mengatakan jika pihaknya pun telah memeriksa sejumlah saksi terutama saksi yang melihat korban dijemput pelaku di toko tempat korban bekerja.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP