Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Kolom
icon featured
Kolom

4 Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai Perancak

03 Mei 2021, 19: 33: 20 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

4 Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai Perancak

LEPASLIAR : Penyu Hijau yang sebelumnya diamankan dari rumah IRT di Pebuahan, Desa Banyubiru dilepasliarkan di Pesisir Pantai Perancak, Senin (3/5). (Gede Riantory Warmadewa/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Kepolisian Resor (Polres) Jembrana bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali, serta sejumlah aktivis pecinta penyu melepasliarkan empat ekor penyu dewasa, Senin (4/5). 

Empat ekor penyu hijau (Chelonia Mydas) yang dilepasliarkan itu, sebelumnya diamankan dari tangan seorang ibu rumah tangga (IRT) di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru. Dari pengakuan, penyu-penyu itu akan diperjualbelikan di wilayah Bali.

Kasubag TU BKSDA Bali, Prawono Meruanto, mengatakan, selama ini pihaknya telah bekerjasama dengan TNI dan Polri dalam menindak pelaku perburuan dan jual beli binatang/hewan dan tumbuhan yang dilindungi, salah satunya penyu. 

Baca juga: Sapi Peliharaan Duduk Hilang, Warga Waringin Resah

Diakuinya dalam dua tahun terakhir, kasus jual beli penyu memang mengalami penurunan. Bahkan, untuk kasus yang diungkap Polres Jembrana pada 19 April 2021 lalu itu, merupakan kasus jual beli penyu yang pertama terjadi di tahun 2021 ini.

"Alhamdulillah tren tahun 2020-2021 semakin menurun, Jadi beberapa kali tidak kami temukan di tahun 2020 maupun 2021. Seperti saya ungkapkan, ini adalah kasus pertama di tahun 2021 dan mudah-mudahan ke depan tidak ada kasus-kasus serupa yang terjadi di Provinsi Bali,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan di lokasi, penyu hijau yang terbesar berukuran kurang lebih 1 meter. Dengan dilepasliarkannya penyu hijau ke laut lepas, diharapkan mereka dapat berkembang biak sehingga keberadaanya tetap lestari dan tidak sampai punah.

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP