Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Kolom
icon featured
Kolom

Pemudik Antre 12 Jam untuk Tes GeNose di Gilimanuk

03 Mei 2021, 19: 35: 31 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pemudik Antre 12 Jam untuk Tes GeNose di Gilimanuk

MENUNGGU : Puluhan pemudik menunggu pengambilan sample GeNose di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (3/5). (Gede Riantory Warmadewa/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Layanan GeNose dari Kimia Farma di Pelabuhan Gilimanuk diserbu Pemudik yang hendak menyeberang ke Jawa, Senin (3/5). Bahkan, mereka rela untuk antre berjam-jam untuk mendapatkan hasil tes GeNose yang harganya jauh lebih murah dari rapid tes antigen sebagai persyaratan menyeberang ke Jawa. 

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group), banyaknya pemudik yang melakukan tes GeNose, membuat stok kantong GeNose menipis. Kondisi itu menjadikan pelayanan terkesan diperlambat. Meski pelayanan tetap buka, namun dari tiga loket yang ada, pelayanan dilakukan hanya satu persatu dengan interval waktu yang lama sembari menunggu kedatangan kantong GeNose.

Akibatnya diluar ruangan, antrean pemudik menumpuk sehingga aparat kepolisian ikut turun tangan mengatur kerumunan. Sementara pemudik yang antre di depan ruang pelayanan harus rela duduk lesehan hingga tertidur di lantai karena kelelahan menunggu lama.

Baca juga: Maling Kucit, Kepang Diamankan Polsek Seririt

"Saya sudah dari jam lima subuh menunggu sampai jam 11 siang ini belum dapat giliran. Sudah capek di jalan, lagi capek menunggu tes," ujar Hilda, 22, pemudik asal Madura.

Yang lebih miris lagi dialami oleh Sugiono, asal Malang yang sudah tiba di Pelabuhan Gilimanuk bersama istrinya sejak pukul 01.00 Wita. Mirisnya, Sugiono hingga pukul 12.00 siang belum juga mendapat giliran tes GeNose.

"Saya sudah setengah hari disini, belum dipanggil untuk dites. Takutnya kalau pidah ke rapid antigen disana antri juga," ungkapnya.

Lambatnya pelayanan GeNose membuat pengguna jasa yang menunggu lebih dari lima jam harus rela kembali membeli tiket penyeberangan karena tiket mereka sudah lewat dari masa berlakunya atau sudah hangus. "Sudah lama ngantre tiket hangus lagi. Terpaksa harus beli lagi," gerutu beberapa pemudik.

Sementara itu, dari salah seorang petugas GeNose yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, setok pengambilan sampel pada pagi harinya hanya tinggal 70 kantong.

“Sekarang masih 70 kantong. Soalnya perhari sampai 500-an lebih masyarakat yang diuji sampel, tapi sudah mau dikirim untuk kantong lain, namun belum sampai," pungkasnya. 

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP