Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Balinese
icon featured
Balinese

Kerap Melenceng dari Pakem, PDIP Gelar Lomba Busana Adat 

03 Mei 2021, 20: 51: 11 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Kerap Melenceng dari Pakem, PDIP Gelar Lomba Busana Adat 

LOMBA : Panitia lomba HUT PDIP Ke-48 saat ditemui di DPD PDIP Bali, Senin (3/5).  (Putu Agus Adegrantika/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-48 menyelenggarakan lomba busana adat ke kantor.

Koordinator lomba desain kreasi busana adat ke kantor pakem Bali, Ni Wayan Sari Galung saat ditemui, Senin (3/5) mengatakan, lomba busana adat dilakukan karena melihat banyaknya pegawai pemerintahan di Provinsi Bali yang menggunakan pakaian adat tidak sesuai pakem Bali.

"Banyak yang saya lihat pegawai perkantoran menggunakan pakaian adat tidak sesuai pakem Bali. Kami membuat ajang lomba untuk membenahi hal tersebut. Ini juga sebagai upaya nyata kami dalam melestarikan busana adat Bali " jelasnya. 

Baca juga: Bupati Sanjaya Exit Meeting Bersama Kepala BPK Bali

Hal itu juga merupakan tanggung jawab pihaknya sebagai kader PDIP untuk mensosialisasikan penggunaan busana adat sesuai pakem. Sebab, di dalamnya terkandung filosofi mendalam yang menjadi warisan serta tradisi para leluhur.  Kegiatan itu juga memberikan kesempatan berkreasi pada generasi muda untuk menuangkan bakatnya, meski dalam situasi pandemi. 

"Ini sejalan dengan program pemerintah dalam membangun karakter bangsa yang berkepribadian dalam kebudayaan. Lomba ini melibatkan 136 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa se -Bali," imbuhnya. 

Sementara Koordinator Umum Lomba HUT Ke - 48 PDIP Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya menambahkan, total terdapat tujuh jenis lomba. Semuanya melibatkan masyarakat dan akan berpengaruh terhadap perputaran perekonomian masyarakat di tengah pandemi. 

"Ketujuh lomba ini dapat mengedukasi masyarakat, sebab saat pandemi sangat perlu dan sangat penting diperhatikan dalam produk maupun  pemasaran nantinya. Pemerintah juga harus hadir di dalamnya," imbuh Mahayadnya.  

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP