Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Pemangku Kebal Minum Racun Serangga Meninggal Serangan Jantung 

Keluarga Minta Video Dihapus

04 Mei 2021, 06: 39: 42 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pemangku Kebal Minum Racun Serangga Meninggal Serangan Jantung 

DUKA: Suasana rumah duka Alm. I Wayan Merta di Jalan Karang Mas, Gang Kastari, Banjar Perarudan, kelurahan Jimbaran, Senin (3/5). Alm beraksi minum racun serangga tiga tahun lalu. (Putu Resa Kertawedangga)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS -Aksi minum racun serangga baygon I Wayan Merta yang punya nama julukan Ki Galang Pamungkas, viral di media sosial setelah yang bersangkutan meninggal dunia. Namun, keluarga membantah penyebab kematian almarhum yang juga merupakan jero mangku dan balian usada ini,  lantaran racun serangga.

Adik almarhum, Nyoman Saputra mengungkapkan, almarhum mengalami serangan jantung sebelum meninggal. Kejadian mengenaskan itu terjadi saat almarhum selesai mandi di pagi hari pada Minggu (2/5). 

“Saat kejadian kalau tidak salah pukul 05.30 Wita. Saat itu setelah mandi beliau masuk ke kamar. Jadi tidak benar meninggalnya setelah minum baygon,” ungkapnya, saat ditemui Bali Express (Jawaposs Grup), Senin (3/5). “Kebiasaan minum baygonnya sudah lama, dan tidak kenapa-kenapa,” imbuhnya.

Baca juga: Xiaomi Umumkan THR, Empat Smartphone Turun Harga di Mi Shop

Saputra menjelaskan, saat mendengar almarhum kesakitan yang pertama masuk ke kamar adalah anaknya. Setelah itu, Ki Galang Pamungkas dilarikan ke Rumah Sakit Bali Jimbaran. 

“Saya langsung menyusul ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit didiagnosa terkena serangan jantung,” Jelasnya. 

Sebelum kejadian, almarhum sempat mengajak Saputra untuk makan bersama, Jumat(29/4). Saat itu Saputra tidak memiliki firasat bahwa pria 49 tahun itu akan meninggal. Bahkan almarhum tidak pernah menceritakan dirinya memiliki penyakit.

Ditambahkannya, almarhum memang pernah melakukan aksi minum obat nyamuk. Namun, dia mengatakan kejadiannya sudah tiga tahun lalu. Ia memastikan video yang beredar tersebut tidak dilakukan di rumah. 

“Memang benar kakak saya dalam video itu, tapi itu sudah lama sekali, kalau tanggal pastinya saya tidak tau. Kami bersama kepala lingkungan juga sempat melarang setelah mengetahui hal itu. Jadi bukan gara-gara baygon itu meninggal,” sambungnya. 

Semasa hidupnya Ki Galang Pamungkas juga berprofesi sebagai pemangku dan balian usada. Nama yang dikenal dari beliau adalah Mangku King. Selama hidup almarhum sudah banyak mengobati masyarakat melalui metode tradisional. “Sudah belasan tahun  beliau menjadi jero mangku dan balian,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kaling Banjar Perarudan, Kelurahan Jimbaran I Ketut Nika mengatakan, dirinya sempat tidak percaya mendengar berita duka dari almarhum I Wayan Merta. Ia juga membantah bahwa warganya meninggal setelah melakukan aksi meminum obat serangga. 

“Semua tidak benar, ini tidak ada kaitannya dengan apa yang diviralkan dan mohon untuk pihak-pihak yang menyebarkan video aksi almarhum kemudian dikaitkan dengan video kematiannya, agar menghapus video tersebut,” pintanya.

Menurutnya, almarhum merupakan pria yang humoris dan senang bercanda dengan kelurga. Ia juga sangat menyayangkan pihak-pihak yang telah menyebarkan video almarhum, sehingga mengundang pandangan buruk kepada almarhum. 

“Saya selaku kepala lingkungan sekaligus keluarga almarhum,  mohon dengan hormat kepada seluruh pihak yang menyebarluaskan agar menghentikan dan menghapus videonya. Biarkan almarhum menuju Sunya loka dengan tenang tanpa terganggu diutak-atik dengan hal seperti itu,” pungkasnya. (esa)

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP