Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Masuk Zona Merah, Vaksinasi di Karangasem Fokus Tiga Kelurahan

04 Mei 2021, 17: 43: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Masuk Zona Merah, Vaksinasi di Karangasem Fokus Tiga Kelurahan

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama (DOK.BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pemberian vaksin Covid-19 di Karangasem terus berlanjut. Dinas Kesehatan Karangasem saat ini kembali fokus vaksinasi di tiga kelurahan. Yakni Kelurahan Padangkerta, Karangasem, dan Subagan.

Sekitar 40 ribu vial vaksin telah didatangkan Dinas Kesehatan Karangasem. Vaksinasi tahap I yang menyasar warga umum itu dimulai Rabu (5/5). Pemberian vaksin dilakukan di 15 titik, ditambah pelayanan oleh satu pos keliling.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama menyampaikan, tiga kelurahan tersebut jadi prioritas vaksinasi tahap I. Sebab wilayah itu masuk dalam zona merah Covid-19 karena wilayah perkotaan, mobilitas masyarakatnya cukup padat dan penyebaran korona pun cukup tinggi. “Jadi (vaksin) diawali dari tiga wilayah ini,” tegas Pertama, Selasa (4/5).

Baca juga: Pandemi, Penjualan Kaktus Meningkat Tiga Kali Lipat

Dinas Kesehatan Karangasem telah lakukan pemetaan jumlah warga. Yakni sekira 31 ribu orang. Pemerintah telah membangun 15 pos pelayanan vaksin. Tiap kelurahan terdapat pos yang berbeda jumlanya. Pos di Kelurahan Padangkerta misalnya hanya ada tiga. Yakni di SD Negeri 1, 2 dan 4 Padangkerta.

Dinas Kesehatan Karangasem juga mendirikan enam pos di Kelurahan Karangasem dan enam pos lagi di Kelurahan Subagan. Pos pelayanan di Kelurahan Karangasem di antaranya SMP/SMA Saraswati, SMPN 1 Amlapura, SDN 1 dan 5 Karangasem, SD 8 Pebukit, serta SD 7 Batan Nyuh Kaler. Di Subagan, pos layanan didirikan di MI Telaga Mas, MSt Karang Sokong, SKB Karangasem, SD Negeri 2 dan 3 Subagan, serta SMP Negeri 2 Amlapura. “Ini agar pemberian vaksin dapat dipercepat. Satu pos keliling juga siaga untuk bisa tangani apabila sewaktu-waktu perlu tambahan," jelasnya.

Sebanyak 40 vial vaksin ini bukan diberikan kepada masyarakat yang berdomisili di tiga kelurahan itu saja. Warga yang bekerja di wilayah tersebut, atau data kependudukannya tidak tercatat sebagai warga di kelurahan itu, juga dapat pelayanan.  

(bx/aka/man/JPR)

 TOP