Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Kenal Pria dari Aplikasi Kencan, Ketemuan Malah Kena Tipu

04 Mei 2021, 21: 27: 25 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Kenal Pria dari Aplikasi Kencan, Ketemuan Malah Kena Tipu

TIPU:  Edy yang menipu korban dengan dalih membelikan camilan, namunn tak kunjung datang. (istimewa)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS — Berkenalan dengan orang asing secara online bisa menjadi berbahaya dan kurang menyenangkan jika tidak ditelusuri asal usul dan kejelasan identitasnya. 

Seperti yang dialami oleh seorang perempuan asal Probolinggo, Jawa Timur bernama Anisa. Ia mengenal seorang pria melalui aplikasi kencan online (Tantan), namun ketika bertemu, malah ditipu sehingga harus rela kehilangan handphonenya.

Berawal dari dua pekan sebelum kejadian, Anisa berkenalan dengan seorang pria bernama Edy Purnawan, 30, asal Malang. Kemudian pada Rabu (28/4), pelaku mendatangi kos korban yang terletak di Jalan Lingkar Timur Udayana, Jimbaran Kuta Selatan sekitar pukul 12.00 Wita. “Pelaku datang untuk mengajak korban keluar,” terang Kapolsek Kuta, Kompol Nyoman Gatra dikonfirmasi Selasa (4/5).

Baca juga: Desa Adat Bedha Gelar Ngaben Bikul

Adapun tujuan mereka adalah bersantai di Pantai Kuta. Ketika tiba di lokasi, dengan berlagak sok perhatian, pria yang tinggal di Jalan Pulau Ayu Gang Baru Nomor 10, Denpasar itu menawarkan kepada perempuan polos tersebut untuk menaruh handphone (HP) yang dibawa ke dalam tas miliknya dengan dalih agar tidak pecah. 

Tanpa rasa curiga, Anisa mengiyakan tawaran itu. Usai dari Pantai Kuta, tujuan selanjutnya adalah Patung Kuda yang ada di Tuban. Kegiatan mereka terus berjalan, hingga pukul 16.00 Wita. 

Selanjutnya Edy mengaku akan membelikan camilan untuk mereka berdua sambil menyuruh korban untuk menunggu, sedangkan handphone milik Anisa tetap dibawa oleh pria yang baru dikenal itu. 

“Korban menunggu pelaku yang ngaku beli camilan, tapi sudah lama menunggu kok ndak datang-datang,” ujar mantan Kabagops Polresta Denpasar tersebut.

Karena pelaku tak kunjung datang, Anisa coba mencari di parkiran motor, namun juga tidak tampak batang hidungnya. Sedangkan ia tidak bisa menghubungi Edy lantaran HP-nya dibawa. 

Korban akhirnya menyadari bahwa dirinya telah ditipu, sehingga barang berharga miliknya bisa dibawa kabur. Tak terima atas apa yang dialami, Anisa selanjutnya melapor ke Polsek Kuta.

Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Kuta mengerahkan anggotanya guna melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadiannperkara (TKP) hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di Alfamart, Jalan Uluwatu, sebelah RS Kasih Ibu Kedonganan, Kuta, Kamis (29/4) lalu. “Ya yang bersangkutan sudah kami amankan sehari setelah kejadian,” tuturnya.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku baru pertama kali menipu dan HP milik korban telah dijualnya secara online di media sosial. Uang hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya kos. 

Kini dirinya terancam mendekam di hotel prodeo dengan tuduhan pasal 372 KUHP. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni sisa uang penjualan HP sebesar Rp 250 ribu dan tas selempang warna coklat milik pelaku yang digunakan untuk menipu. (ges)

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP