Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Pemdes Banjar Anyar Komitmen Mengawal Data Pemilih Berkelanjutan

05 Mei 2021, 18: 55: 35 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pemdes Banjar Anyar Komitmen Mengawal Data Pemilih Berkelanjutan

KPU : Perbekel Desa Banjar Anyar, I Made Budiana, saat menerima anggota KPU Tabanan, I Ketut Sugina dan anggota Bawaslu Tabanan I Ketut Narta, Rabu (5/5). (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS – Untuk mendukung Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk persiapan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Pemerintah Desa atau Pemdes Banjar Anyar di Kecamatan Kediri siap bersinergi dengan KPU dan Bawaslu Tabanan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Perbekel Desa Banjar Anyar, I Made Budiana, saat ditemui jajaran Komisi Pemilihan Umum ( KPU) dan Bawaslu Tabanan, Rabu (5/5). Terlebih pemutakhiran data pemilih tersebut juga telah diamanatkan dalam Surat Edaran KPU RI Nomor 132 dan 366.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Banjar Anyar, Budiana menjelaskan sejumlah permasalahan yang muncul saat verifikasi faktual DPB maupun daftar pemilih tetap (DPT). Khususnya di wilayah pemukiman baru seperti di kawasan perumahan umum.

Baca juga: Terakhir Sepuluh Tahun Lalu, Ngaben Bikul Dilaksanakan Lagi

“Kebanyakan permasalahan data penduduk di wilayah perumahan ini terkait dengan perpindahan. Dahulunya mereka memang tercatat sebagai warga di sini. Kemudian pindah ke tempat lain, dan menjual tanahnya tanpa ada pemberitahuan,” jelasnya.

Terkait hal ini, pihaknya tidak bisa serta merta mencoretnya dari data pemilih. Karena status mereka masih tercatat dalam administrasi kependudukan di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Disdukcapil) Tabanan.

"Seperti waktu Pemilu 2019. Dalam DPT tercatat 1.200 pemilih, tetapi yang datang hanya sekitar 600. Kurang lebih hanya setengah dari DPT,” ujarnya mengilustrasikan.

Meski demikian, Budiana menegaskan bahwa pihaknya siap dan berkomitmen membantu menciptakan data pemilih yang berkualitas, mutakhir, dan komprehensif. Baik bersama KPU, Bawaslu, maupun Disdukcapil Tabanan.

Dikatakannya, hal tersebut juga sejalan dengan program pemutakhiran data berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) Desa yang cakupannya luas. Mulai dari soal kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan beberapa program pemerintah wajib lainnya.

“Data berbasis SDGs Desa disinkronisasikan dengan data Disdukcapil Tabanan dengan harapan data kependudukan di Desa Banjar Anyar akan lebih valid dan bisa dipergunakan untuk menunjang pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” pungkasnya. 

(bx/hai/rin/JPR)

 TOP