Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Balinese
icon featured
Balinese

Usada Rare (12) : Obat Panas, Bibir Kering, Kotoran Kemerahan

10 Mei 2021, 12: 15: 35 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Usada Rare (12) : Obat Panas, Bibir Kering, Kotoran Kemerahan

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam masalah kesehatan, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan sarana untuk mengatasi sakit dari usia bayi sampai anak-anak, dibeber lewat Usada Rare. 

Usada Rare diserikan (dirilis bersambung) diambil dari Buku 'Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali' yang ditulis oleh I Ketut Suwidja (1991).

Obat jampi (panas, bibir kering, kotoran kemerahan). Sarana : pucuk pohon buhu, sembung (Blumea balsamifera L DC. Asteraceae), pule (Alstomea scholaris R. Br, Apocynaceae), kesimbukan (Paederia foetida L. Rubiaceae), manik cemeng, sari lungid, bawang ditambus, ditumbuk, lalu dimasukkan dalam kelungah (batok kelapa muda dan belum ada daging buah, hanya berisi air) kepala hijau (Bali : mulung), dipanaskan sampai matang, lalu didinginkan, sesudah itu diminum. 

Baca juga: Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Miliki Kekayaan 116 Miliar

Bahan lainnya : daun dapdap yang masih muda, kelapa diparut, dibungkus daun pisang lalu ditambus, setelah matang, disembar perutnya. Sarana lain :  daun dausa keling putih (Justicia gendarusa L. f. Acanthaceae), daging kemiri, beras direndam (Bali : mes lunak), bawang adas disembar perutnya, baik juga untuk mengobati perut kembung. 

Bahan lain :  biji nangka (Artocorpus heterophylla Lamk. Moraceae) yang muda diiris-iris lalu diremas dengan garam, disembar perutnya. 

Air kencing bayi tidak lancar dan perut kembung. Sarana : daun mentimun gantung (Cucumis sativus L. Cucurbitaceae), bawang adas, disembar di bawah pusar (Bali : sisikan) berkeliling. 

Sakit jampi dan guam (radang sekitar mulut). Sarana : embun tebu (Saccharum officinale L. Graminaceae), piper (lembaga pohon kelapa), dibakar, dioleskan.  Sarana lainnya : santan kelapa hijau, batu hitam dibakar setelah panas dimasukkan ke dalam santan, pijer dibakar, dioleskan pada mulut.

Obat Guwam. Sarana : bunga paspasan (Coccinia cordifolia cogn. Cucurbitaceae), bunga dahusa gede (Justicia Gendarusa Lf. Acanthaceae), subatah (ulat pemakan kayu) pohon pandan (Pandanus tectorius soland ex. Park Pandanaceae), subatah pohon lateng (Laportea spee div.), santan murni, bawang ditambus, dioleskan.

Sarana lain : damuh-damuh, sumanggi gunung (Hydrocotyle podantha Molk), santan, diurapkan pada perut. Bisa juga tuak, lateng kidang, dioleskan. Bahan lain : bunga paspasan (Coccinia cordifolia cogn. Cucurbitaceae), santan kental, bawang ditambus, setelah matang diguyurkan pada bahu si anak.

(bx/wid/rin/JPR)

 TOP