Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Fenomena Ikan Terdampar di Buleleng, Pertanda Bencana?

10 Mei 2021, 12: 51: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Fenomena Ikan Terdampar di Buleleng, Pertanda Bencana

PUNGUT IKAN : Warga memungut ikan yang terdampar di pantai Exs Pelabuhan Buleleng, Jumat (6/5). (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Fenomena ikan terdampar sempat terjadi di beberapa wilayah di Bali. Pada Jumat (6/5), fenomena ini kembali terjadi di Buleleng, tepatnya di pantai Exs Pelabuhan Buleleng. Puluhan warga berhamburan menangkap ikan jenis gonggak dan selungsung yang terdampar ke daratan.

Menurut Wakil Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana I Wayan Gede Astawa Karang, S.Si.,M.Si.,Ph.D., fenomena ikan terdampar sampai ke pantai sudah sering terjadi di Bali ataupun wilayah lain.

Secara oseanografi, fenomena ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya karena adanya perubahan kecepatan dan arah angin. Jika angin semakin kuat maka arus laut juga menguat. Hal inilah yang mendorong ikan ke permukaan dan terdampar.

Baca juga: Usada Rare (12) : Obat Panas, Bibir Kering, Kotoran Kemerahan

Faktor lain bisa disebabkan karena peningkatan jumlah populasi ikan sehingga ikan yang hidupnya bergerombol akan bermigrasi secara musiman dan berpotensi terbawa arus sampai ke permukaan. Akan tetapi, untuk memastikan penyebab fenomena terdamparnya ikan, pihaknya harus mengecek data-data oseanografi seperti gelombang, angin, suhu permukaan laut,  arus laut serta jenis ikan yang terdampar. “Saya belum melihat jenis ikan yang terdampar dan data-data oseanografi di laut Bali selama satu minggu ke belakang. Perlu dicek terlebih dahulu parameter yang berpotensi menyebabkan terdamparnya ikan tersebut,” paparnya.

Disinggung fenomena ikan terdampar sebagai deteksi awal terjadinya suatu bencana, Astawa Karang menegaskan bahwa fenomena tersebut adalah hal yang wajar karena dinamika laut dapat menyebabkan ikan terbawa arus, terdampar atau tersesat bila ada gangguan atau anomali di suatu perairan.

Selain karena perubahan kecepatan angin dan migrasi, penyebab ikan terbawa arus hingga ke pesisir juga karena adanya peningkatan kesuburan suatu perairan. Di antaranya karena peningkatan jumlah fitoplankton dan zooplankton yang menjadi makanan ikan pelagis kecil seperti lemuru. “Ini merupaka fenomena yang wajar karena dipengaruhi  dinamikan laut,” pungkasnya. (win)

(bx/man/man/JPR)

 TOP