Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Sedana Arta-Diar Komitmen Wujudkan Bangli Jadi Kebanggaan Masyarakat

10 Mei 2021, 19: 44: 56 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sedana Arta-Diar Komitmen Wujudkan Bangli Jadi Kebanggaan Masyarakat

PUCUK BANG: Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta (kiri) menanam bunga pucuk bang bersama Wakil Bupati I Wayan Diar di kantor Bupati Bangli belum lama ini. (Humas Pemkab Bangli for Bali Express)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Senin (10/5) Kota Bangli berusia 817 tahun. Di usianya itu, Bangli memiliki bupati baru, yaitu Sang Nyoman Sedana Arta dengan Wakil Bupati I Wayan Diar yang berkomitmen mewujudkan Bangli agar menjadi kebanggaan masyarakatnya.

Sedana Arta-Diar yang dilantik pada 26 Februari 2021 langsung tancap gas dengan beberapa program unggulan di tahun pertama menjabat.  Di antaranya soal penataan kota. Lapangan Kapten Mudita akan ditata menjadi alun-alun. Sehingga tidak sebatas tempat olahraga, namun juga menjadi tempat rekreasi.

Saluran drainase di seputar kota akan diperbaiki.  Tidak hanya yang menjadi kewenangan Pemkab Bangli, demikian pula dengan kewenangan Pemprov Bali akan dikomunikasikan. Mengingat hampir 60 persen drainase di kota kewenangan provinsi. “Ada kerinduan masyarakat memiliki sebuah kota yang membanggakan. Menjadi kota kecil yang indah, asri nyaman, bersih,” kata Sedana Arta didampingi Diar, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Lima JPU Kawal Kasus Bedah Rumah Tianyar Barat

Masih program tahun pertama, bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut itu juga telah merancang pembangunan gedung DPRD Bangli dan renovasi gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) di kompleks Kantor Bupati Bangli. Tender pembangunan fisik ditarget rampung  Juli tahun ini.  

Selain mempercantik wajah kota, tahun pertama menjabat, Sedana Arta berupaya menata RSU Bangli. Dokter spesialis ditambah, termasuk alat-alat kesehatan. Sehingga dokter bisa bekerja dengan alat memadai. Sedana Arta juga berencana membangun gedung baru di sana. Sebab beberapa bangunan yang ada tidak terlalu efektif. Namun rencana pembangunan ini masih dikaji karena akan menggunakan uang dari hasil pinjaman. “Kami masih kalkulasi, kalau pinjam Rp 75 miliar misalnya, anggaplah untuk membangun habis Rp 60 miliar. Jadi sisanya Rp 15 miliar pakai untuk membeli alat kesehatan,” terangnya.  

Di samping beberapa hal soal pembangunan fisik, bupati yang belum tiga bulan dilantik itu telah menetapkan meluncurkan program layanan pengaduan 24 jam dan menetapkan maskot Kabupaten Bangli. Yakni bunga pucuk bang. Menjadikan bunga pucuk bang sebagai maskot, jelas Sedana Arta bukan ide baru. Melainkan sudah dibahas sejak Bangli dipimpin Ida Bagus Gede Agung Ladip. Sedana Arta tinggal melanjutkan yang sudah dibahas sebelumnya.

Sejalan dengan maskot itu, Bangli juga menggarap Tari Pucuk Bang. Pentas perdana pada perayaan HUT Kota Bangli.  Tari Pucuk Bang melibatkan sembilan penari dan diiringi gamelan gong gede. Bersamaan dengan itu juga ada peluncuran  lagu Pucuk Bang dengan sembilan penyanyi asli Bangli.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP