Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
Kuota PPDB Hanya 4 Ribu Lebih

Ribuan Siswa Tak Akan Tertampung di SMP Negeri di Denpasar

10 Mei 2021, 20: 48: 54 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Ribuan Siswa Tak Akan Tertampung di SMP Negeri di Denpasar

Kabid Pendidikan SMP, Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. (dok Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXRESS – Disdikpora Kota Denpasar memastikan Pelaksanaan Peneriman Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, khususnya jenjang SMP digelar mulai 18 Juni 2021. 

Hanya saja, kuota PPDB di 14 SMP Negeri di Kota Denpasar sebanyak 4.000-an siswa, sedangkan jumlah siswa SD yang tamat tahun ini sebanyak 13.881 orang. Sehingga sebanyak 9.000 lebih lainnya tak tertampung di SMP Negeri dan akan ditampung di SMP Swasta.

Kabid Pendidikan SMP, Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Senin (10/5) menjelaskan, terkait dengan pelaksanaan PPDB tahun 2021 masih sama dengan tahun lalu, yakni menggunakan sistem online. 

Baca juga: Menghangatkan, Vincent Piket Puji Aroma dan Enaknya Arak Bali 

Pendaftaran dibagi ke dalam empat kategori, yakni jalur prestasi, jalur perpindahan tugas orang tua, jalur afirmasi, dan jalur zonasi (kategori umum dan terdampak Covid-19).

Sesuai rancangan awal, untuk jalur zonasi kategori umum, kuota yang disediakan minimal 50 persen untuk setiap sekolahnya. Pada kuota untuk jalur dampak sosial atau dampak Covid-19 sebanyak 10 persen. Sementara jalur prestasi sebanyak 20 persen, dan afirmasi sebanyak 5 persen. 

Sedangkan untuk kuota perpindahan orang tua dan anak guru sebanyak 5 persen. Hanya saja, rancangan ini masih akan dikonsultasikan dengan Bagian Hukum Setda Kota Denpasar sebelum finalisasi.

Khusus untuk dampak sosial, kriterianya yakni yang terkena dampak sosial Covid-19 seperti orang tuanya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun yang orang tuanya dirumahkan. Sedangkan kuota anak guru yang dimaksud, yakni anak kandung dari guru yang tengah mengajar di SMP di Kota Denpasar.

“Harus anak kandung, tidak boleh keponakan atau keluarga lainnya. Itu sebagai bentuk apresiasi bagi guru SMP yang mengajar di Denpasar,” tegasnya.

Sementara untuk jadwal pendaftaran jalur prestasi dimulai 18 hingga 23 Juni 2021. Kemudian jalur perpindahan orang tua, jalur afirmasi serta jalur zonasi, baik umum maupun dampak Covid-19, semuanya dilakukan pada tanggal 26-29 Juni 2021. 

Yang ditekankan pihaknya juga, jika ada siswa yang bersekolah di luar Denpasar, namun memiliki KK Denpasar bisa mengikuti jalur zonasi di Denpasar. Sedangkan yang bersekolah di Denpasar dengan KK di luar Denpasar bisa mengikuti lewat jalur prestasi.

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP