Minggu, 13 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Percepat Vaksinasi, Gubernur Bali Ingatkan Lagi Soal Pola Hidup Sehat

11 Mei 2021, 05: 02: 45 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Percepat Vaksinasi, Gubernur Bali Ingatkan Lagi Soal Pola Hidup Sehat

Gubernur Bali Wayan Koster. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Perkembangan Covid-19 di Bali menunjukan pencapaian yang semakin baik. Hal itu terlihat dari munculnya kasus baru cenderung menurun, rata-rata sebanyak 146 kasus. 

Gubernur Bali Wayan Koster, menjelaskan secara akumulatif jumlah kasus Covid-19 di Bali sudah mencapai 45.832 orang dalam pers rilisnya, Senin (10/5).

Kesembuhan semakin meningkat, mencapai 43.295 orang (94,46%), di atas rata-rata nasional 91,62%. Tingkat kematian cenderung menurun mencapai angka 1.414 orang (3,09%), tetapi masih di atas rata-rata nasional sebanyak 2,75%. Angka kumulatif kasus aktif mencapai 1.123 orang (2,45%), di bawah rata-rata nasional mencapai 5,63%.

Baca juga: Ribuan Siswa Tak Akan Tertampung di SMP Negeri di Denpasar

“Terdapat lima wilayah yang kasusnya masih tergolong tinggi, yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Tabanan,” jelasnya.

Guna meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat guna mencegah penularan dan munculnya kasus baru, Gubernur Wayan Koster terus melakukan upaya serius melalui percepatan program vaksinasi berbasis banjar di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. 

Selain itu, ia berupaya keras melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan Meteri Kesehatan RI, sehingga Bali memperoleh jumlah dosis vaksin yang terus meningkat.

Ditambahkannya, masyarakat yang sudah mengikuti program vaksinasi mencapai 1.268.115 orang. Suntikan pertama (vaksinasi pertama) sebanyak 895.394 orang dan suntikan kedua sebanyak 372.721 orang. 

Guna mencegah penularan dan munculnya kasus baru, Koster mengimbau, mengingatkan, dan menegaskan kembali kepada seluruh masyarakat agar menaati Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali.

Selain itu, agar masyarakat tetap tertib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan pola hidup sehat. Membatasi jumlah peserta, selalu berhati-hati, dan penuh kewaspadan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, adat, agama, seni, budaya, dan sosial, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya. Di samping mengikuti program vaksinasi pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP