Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Rem Motor Blong, Kak Gaul Tewas Terjun di Jurang Tukad Ayung

11 Mei 2021, 13: 11: 34 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Rem Motor Blong, Kak Gaul Tewas Terjun di Jurang Tukad Ayung

MOTOR : Motor Kak Gaul terganjal di atas jurang, namun pengendaranya terpental masuk jurang di Tukad Ayung. (I Gede Paramasutha/Bali Express)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Sungguh malang nasib lansia I Nyoman Suweji alias Kak (kakek) Gaul. Pria 58 ini tak dapat menghentikan laju motornya lantaran remnya blong hingga terjun ke jurang  Tukad Tukad Ayung di Sibang Kaja, Abiansemal, Badung, Selasa (11/5).

Menurut keterangan pacalang Subak Blumbungan Sibang Kaja, yang jadi saksi, Wayan Suarsa, pada pukul 09.45 Wita Kak Gaul awalnya berniat mengambil air minum di Jalan Anggrek, tepatnya 50 meter sebelah barat tempat kejadian perkara (TKP). 

Kakek asal Banjar Piakan Desa Sibangkaja itu, datang  mengendarai sepeda motor Honda Supra hitam Nopol DK 5851 EQ dari arah barat.

Baca juga: Ayo Ikuti Promonya, bank bjb Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah 

Rem Motor Blong, Kak Gaul Tewas Terjun di Jurang Tukad Ayung

JENAZAH: Kak Gaul ditemukan dalam keadaan tewas dan dimasukkan ke kantung jenazah. (I Gede Paramasutha/Bali Express)

Saat melintas di jalan turunan yang agak curam tersebut, Suarsa tiba tiba melihat motor korban terus melaju dengan kecepatan cukup tinggi. "Pekak ini biasa ngambil air disini, tapi saya lihat motornya kencang terus jalan ke bawah, kakinya sampai diturunkan, mungkin biar motor bisa berhenti. Jerigennya juga jatuh di jalan, sampai saya dengar suara dentuman keras," tandasnya.

Pria asal Banjar Tengah, Sibang Kaja ini menyebutkan, motor milik korban memang remnya agak blong dan bermasalah pada gas yang sering nyantel. Saat dicek bersama lima orang lainnya, motor Kak Gaul terlihat masih di atas jurang. Posisinya tepat sebelah barat jembatan Tukad Ayung dan terganjal, karena menabrak tembok pembatas hingga rubuh. 

"Pengendaranya terpental dan jatuh ke sungai. Kemudian saya lewati jembatan dan coba melihat dari timur, Kak Gaul gak keliatan, hanya terlihat ada ember yang nyangkut di tebing " ujarnya.

Peristiwa itu lantas disampaikan ke warga di sekitar dan Kelian Desa Sibang Kaja untuk diteruskan ke pihak berwenang. Tak lama berselang aparat kepolisian dan petugas gabungan datang dan melakukan pencarian.

"Pencarian korban dilakukan oleh petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung berjumlah 4 orang, Basarnas Bali sebanyak 8 orang, Tim Search and Rescue (SAR) Sabhara Polda Bali 3 orang, dan dibantu masyarakat. Juga dari Polsek Mengwi dan Satpol PP Badung ikut atensi ," ucap Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sukadi.

"Tinggi jurang dari atas ke bawah air kurang lebih sekitar 15 meter dan ada bebatuan, arus air juga deras dan keruh," imbuhnya. Demi memudahkan pencarian, pintu aliran air sempat ditutup. 

Untungnya, pencarian terhadap kakek malang itu tidak sampai memakan waktu lama. Korban berhasil ditemukan setelah tiga jam pencarian dalam kubangan tidak jauh dari lokasinya jatuh. 

Sayang, saat ditemukan dan dievakuasi, Kakek Gaul sudah dalam keadaan meninggal dunia. Pihak keluarga telah dihubungi oleh petugas dan rencananya jenazah korban dibawa menuju RSUD Mangusada. (ges)

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP