Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Kolom
icon featured
Kolom

Pasokan Vaksin Covid-19 Aman, Ratusan Pekerja Logistik Divaksin

11 Mei 2021, 16: 20: 13 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pasokan Vaksin Covid-19 Aman, Ratusan Pekerja Logistik Divaksin

LOGISTIK : Wakil Gubernur Bali Ir Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, tinjau vaksinasi pekerja Logistik di Gedung Narigraha, Renon, Denpasar, Selasa (11/5). (Kusuma Yoni/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS- Wakil Gubernur Bali Ir Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menyatakan ketersediaan vaksin Covid-19  di Bali tetap aman karena pengiriman vaksin dari Biofarma tetap dilakukan secara berkala sesuai jumlah yang ditetapkan. 

Namun, Wakil Gubernur yang populer dengan nama  Cok Ace ini, mengakui untuk saat ini memang ada pembatasan penggunaan vaksin jenis Sinovac untuk aktivitas vaksinasi di Bali. 

"Stok vaksin saat ini aman, hanya kami memang kendalikan penggunaan vaksin jenis Sinovac karena jumlahnya terbatas," jelasnya, ketika ditemui saat vaksinasi pekerja logistik di Gedung Narigraha, Renon, Denpasar, Selasa (11/5).

Baca juga: 30 Nakes di Tanjungpinang Tertular Covid-19

Dilanjutkan Cok Ace, vaksin Sinovac diperlukan untuk vaksinasi lanjutan dari penyuntikan vaksin dosis pertama Sinovac pada lansia yang sudah dilakukan dalam proses vaksinasi selama ini. Sementara itu, untuk jumlah masyarakat Bali yang sudah melakukan vaksinasi, Cok Ace menyatakan sudah sesuai dengan rencana.

Saat ini disebutkannya 890 ribu lebih masyarakat Bali sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, sedangkan vaksinasi dosis kedua sebanyak 327 ribu orang. 

"Yang kami harapkan vaksinasi dosis kedua ini bisa maksimal, sehingga nanti 3 juta orang penduduk Bali bis mendapat vaksinasi," tambahnya. 

Sementara itu, terkait vaksinasi pekerja logistik, sebanyak 600 orang pekerja logistik di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar menerima vaksinasi jenis AstraZeneca tahap pertama. 

Vaksinasi ini diberikan kepada pekerja logistik, untuk mendukung kelancaran pendistribusian  logistik, khususnya peralatan medis dan obat-obatan ke daerah.

Ketua Panitia vaksinasi, A.A Bagus Bayu Joni Saputra mengatakan, vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para pekerja logistik. "Saat ini pendistribusian logistik di Bali maupun di luar Bali masih berjalan, sehingga kami memastikanpara pekerja tetap aman," jelasnya.

(bx/gek/rin/JPR)

 TOP