Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Internasional
icon featured
Internasional

Mabuk Pulang dari Bar, Wanita Asal Amerika Tewas di Vila 

28 Mei 2021, 16: 27: 10 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Mabuk Pulang dari Bar, Wanita Asal Amerika Tewas di Vila 

AMERIKA : Mary dari Amerika yang ditemukan tewas dievakuasi dari vila kawasan Seminyak, Kuta. (istimewa)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Seorang wanita berkebangsaan Amerika Serikat bernama Mary Castro, 41, ditemukan tewas dalam kamarnya di sebuah vila Jalan Camplung Tanduk Gang Bunga Kecil, Seminyak, Kuta, Badung, Jumat (28/5). 

Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Gatra menerangkan, pada Jumat (28/5) sekitar pukul 02.00 Wita, wanita kelahiran Florida itu bertemu temannya Putu Suciawan, 36, di Restoran Damaria Kuta Utara sambil minum-minuman beralkohol. Kemudian mereka pergi ke Bar di wilayah Kuta Utara untuk melanjutkan aktivitasnya menghabiskan malam.

"Karena korban sudah mabuk usai minum di lebih dari satu tempat, saksi mengantar korban ke vila tempat tinggal korban di Seminyak," ujarnya, Jumat (28/5).

Baca juga: DPC PDIP Gianyar Miliki Gedung Seharga 7,8 M

Sesampainya di vila, pria asal Busungbiu, Buleleng tersebut bersama Mary masih ngobrol di teras depan dekat kolam renang, dan tentunya korban dalam kondisi mabuk berat.

Merasa cukup mengobrol sekitar pukul 04.00 Wita, pria yang tinggal di sebuah vila di Banjar Sember Jalan Pekandelan Nomor 19, Badung tersebut, membopong korban dan membaringkannya di dipan kamar.  Lalu ia turut tidur di sana. Berselang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 10.30 Wita, Suciawan dibangunkan oleh temannya bernama Paul, serta diberitahu bahwa korban tidak kunjung bangun saat coba dibangunkan.

"Saksi disuruh oleh Paul agar mengambil air minum untuk korban, tapi saat itu dikiranya korban sakit," bebernya. Selanjutnya saksi meminta staf vila untuk memanggil dokter. Sekitar 30 menit kemudian, dokter dari BIMC datang untuk mengecek wanita yang tidak memiliki pekerjaan di Bali itu. Namun, ketika dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia.

Kejadian itu pun dilaporkan kepada polisi untuk tindakan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan petugas, korban terlihat dalam keadaan wajah dan badan sudah mulai membiru, telentang di atas tempat tidur dengan kedua kaki menekuk ke atas dan kedua tangan terbuka. 

Ditemukan juga obat-obatan yang diduga milik korban, yakni Flopen 500 miligram sebanyak 3 pepel, Diatabs 1 pepel, Pregnyl 5000 IU, dan Interco Mecobalamin. Sedangkan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Kini jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Sanglah oleh Ambulans BPBD Badung untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Korban sudah chek in di vila tersebut sejak Desember 2020, dia tidak memiliki pekerjaan sehingga disebut tidak bayar saat tinggal di vila. Saksi tidak tahu korban mempunyai riwayat sakit apapun, kesimpulan kami sementara faktor meninggalnya korban adalah mabuk berat, namun kepastiannya masih menunggu hasil visum medis, untuk obat-obatan yang ditemukan masih diselidiki," pungkasnya. (ges)

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP