Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
Dibuka 14 Juni 2021

Dilakukan Online, PPDB di Jembrana Tetap Utamakan Jalur Zonasi

09 Juni 2021, 19: 51: 19 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Dilakukan Online, PPDB di Jembrana Tetap Utamakan Jalur Zonasi

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, Ni Nengah Wartini (Gede Riantory Warmadewa/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Kabupaten Jembrana dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP tahun ajaran 2021/2022. Pendaftaran rencananya akan dimulai Senin (14/6). Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, Ni Nengah Wartini.

Dijelaskan Wartini, dalam PPDB tahun ini terdapat tambahan kuota jalur zonasi tingkat SD menjadi minimal 70 persen, naik dari kuota sebelumnya yakni minimal 50 persen. Namun, aturan kenaikan jalur zonasi itu tidak berlaku untuk tingkat SMP, yakni tetap minimal 50 persen. “Nanti yang diutamakan tetap jalur zonasi,” imbuhnya.

Meski di masa pandemi Covid-19, Wartini mengaku jika pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan. Bahkan, dari Dinas juga telah menyiapkan regulasi, termasuk pemetaan jalur zonasi untuk masingg-masing sekolah SD dan SMP.

Baca juga: PLN UID Bali Jajaki Rencana Gelar Lomba Bersama Komunitas Layangan

“Pendaftaran PPDB SD dan SMP kami rencanakan mulai tanggal 14 Juni nanti, setelah rapotan yang direncanakan tanggal 12 Juni. Pendaftaran dilakukan secara online,” terangnya.

Wartini menambahkan, untuk PPDB SMP tahun ini, selain melalui jalur zonasi minimal 50 persen, juga disediakan jalur afirmasi atau siswa kurang mampu minimal 15 persen, jalur perpindahan orang tua maksimal 5 persen, dan sisanya barulah dibuka untuk jalur prestasi. “Alur prestasi dibuka paling terakhir. Jalur prestasi dibuka setelah jalur-jalur lainnya sudah terpenuhi,” paparnya.

Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana ini, menambahkan, sesuai pemetaaan di dinasnya, jumlah kelulusan tingkat SD tahun ini tercatat sebanyak 4.090 orang.

Jumlah itu berasal dari 82 SD Negeri dan 5 SD swasta  se-Kabupaten Jembrana. Sementara untuk ketersedian rombel SMP se-Kabupaten Jembrana tercatat sebanyak 121 rombel. Jumlah itu terdiri dari 112 rombel di 18 SMP Negeri dan 9 rombel di 5 SMP swasta. Ketersedian 121 rombel di 23 SMP se-Kabupaten Jembrana itu diyakininya sanggup menampung seluruh tamatan SD se-Kabupaten Jembrana tahun ini.

“121 rombel itu sudah mencukupi untuk seluruh anak-anak yang tamat SD tahun ini. Total 112 rombel di SMP se-Jembrana itu,  belum termasuk MTs. Karena nanti pasti ada beberapa tamatan SD yang juga nanti melanjutkan ke MTs,” ujarnya. 

Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap jumlah pendaftar di masing-masing SMP, guna memastikan seluruh tamatan SD dapat melanjutkan ke jenjang SMP. 

Jika nantinya ditemukan ada yang kelebihan pendaftar di salah satu SMP, maka akan dialihkan ke SMP yang masih kekurangan siswa. Peralihannya itu bisa saja ke SMP Negeri maupun SMP swasta, bahkan zonasi SMP swasta juga diperluas untuk zonasi Kabupaten. 

“Nanti setelah pendaftaran, akan kami data berapa kelebihan dan SMP mana saja yang kekurangan siswa. Setelah itu, kami berikan siswa dan orangtua untuk memilih ke sekolah mana yang masih kekurangan siswa,” pungkasnya. 

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP