Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Promo BTS Meal McD Bikin Kerumunan, Polisi akan Panggil Pengelolanya

09 Juni 2021, 20: 46: 22 WIB | editor : I Putu Suyatra

Promo BTS Meal McD Bikin Kerumunan, Polisi akan Panggil Pengelolanya

ANTRE: Pengemudi ojek daring memadati gerai McDonald's Raden Saleh di Jakarta, Rabu (9/6/2021). (antara)

Share this      

JAKARTA, BALI EXPRESS - Promo BTS Meal yang dilakukan McDonald’s (McD) mendapat perhatian serius Polda Metro Jaya. Bayhkan, mereka rencananya melakukan pemanggilan terhadap pengelola McD untuk dimintai klarifikasi terkait kerumunan ojek online (ojol) saat promosi produk tersebut.

“Iya akan diundang untuk diklarifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (9/6).

Yusri mengatakan pemanggilan merupakan proses akhir dalam menindaklanjuti kerumunan di gerai makanan siap saji itu.

Baca juga: Pungut Parkir Rp 10 Ribu, Belasan Tukang Parkir Ditangkap

Saat ini, Yusri menuturkan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) fokus membubarkan dan mencegah terjadinya kerumunan serupa.

"Kemudian supaya tidak terjadi kerumunan lagi kita tutup pintu masuk, pintu gerbang menuju gerai tersebut," tambahnya.

Selain menutup sementara gerai McDonald's yang terdapat kerumunan, polisi juga mengimbau pengelola untuk menghentikan operasional aplikasi daring untuk mencegah adanya pemesanan.

"Kita minta kepada manajernya di situ segera menutup aplikasi pemesanan tersebut," ujarnya.

Sejumlah gerai restoran cepat saji, McDonald's di Jakarta Pusat disegel dan ditutup sementara imbas dari pemesanan paket "BTS Meal" yang menyebabkan kerumunan pengemudi ojek daring (online) di gerai tersebut.

Kepala Satpol Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat Bernard Tambunan menjelaskan sanksi penutupan sementara terpaksa dilakukan setidaknya di lima gerai McDonald's.

"Di Gambir 2, Menteng 2 dan Senen 1. Jadi kami segel sementara dari hari ini sampai Kamis besok karena ada kerumunan antrean ojol pada saat ambil pesanan promo 'BTS Meal' itu," kata Bernard saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Bernard menjelaskan McDonald's hanya dikenai sanksi penutupan sementara karena baru melanggar protokol kesehatan satu kali. Jika terjadi lagi, McDonald's terancam dikenakan denda Rp50 juta.

Sementara itu, Associate Director of Communication McDonald's Indonesia Sutji Lantyka menjelaskan keselamatan dan keamanan konsumen, serta pelanggan menjadi prioritas McDonald's Indonesia.

"Untuk mengantisipasi antrian drive thru dan pembelian delivery saat ini kami memberlakukan buka tutup order pada platform pemesanan, dan terus menghimbau seluruh pihak untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan sesuai aturan," ujar Sutji.

Sutji juga menyampaikan produk BTS Meal tidak hanya tersedia hari ini sehingga konsumen jangan khawatir kehabisan persediaan. (antara)

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP