Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Evakuasi Jenazah Diarahkan Lewat Dreamland, Ini Penjelasan Bendesa

10 Juni 2021, 21: 45: 30 WIB | editor : Nyoman Suarna

Evakuasi Jenazah Diarahkan Lewat Dreamland, Ini Alasan Bendesa Pecatu

EVAKUASI: Proses evakuasi jenazah oleh Balawisata Badung melalui Pantai Dreamland, Rabu (9/6). (DOK.BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS-  Evakuasi jenazah Maria Goretti Putu Erayani Sri Rahayu di Pantai Batu Karang, Banjar Dinas Suluban, Desa Pecatu kabarnya dilarang melalui Pantai Labuan Sait. Akhirnya dialihkan lewat Pantai Dreamland yang jalurnya cukup sulit.

Bendesa Adat Pecatu pun angkat bicara soal larangan mempergunakan akses Pantai Labuan Sait sebagai jalur evakuasi mayat. Menurutnya, hal tersebut didasarkan atas petunjuk niskala. “Petunjuk itu kami sudah dapatkan dua kali. Terakhir, yakni saat pujawali di Pura Dalem Pengleburan Labuan Sait, Saniscara Kliwon Wuku Kuningan,” ungkap Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta, dikonfirmasi Kamis (10/6).

Namun demikian, Sumerta merasa kurang sepakat jika itu disebut dengan istilah larangan. Karena menurut dia, itu cenderung termasuk sebagai arahan, agar tidak terjadi leteh. Mengingat akses tersebut merupakan jalur tempat suci, yakni Pura Dalem Pangleburan. “Jadi kalau pun terpaksa lewat sana, saya rasa masih bisa. Tapi konsekuensinya harus disusul pelaksanaan upacara Bendu Piduka,” ujarnya  sembari menjelaskan bahwa Pura Dalem Pangleburan Labuan Sait merupakan presanak Ida Bethara Luhur Uluwatu.

Baca juga: Work From Sanur Siap Dukung Pemulihan Pariwisata Bali

Sumerta yang juga anggota DPRD Badung ini menyebutkan, petunjuk niskala itu sudah diketahui oleh banyak unsur di desa adat. Namun diakui, itu belum ditindaklanjuti dengan koordinasi formal bersama unsur-unsur SAR, seperti halnya Basarnas Bali ataupun Balawista Badung. “Saya kira jika selaku krama, semua sudah tahu. Tapi tentu, dalam waktu dekat kami tetap akan lakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait soal hal ini,” jelas Sumerta.

Ia pun berharap agar semua pihak bisa memaklumi kondisi yang terjadi. Karena itu adalah petunjuk niskala, yang mau tidak mau harus menjadi perhatian dan dilaksanakan oleh desa adat setempat. (esa)

(bx/wan/man/JPR)

 TOP