Jumat, 18 Jun 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Sumber Air Mekori Mulai Menurun, Perumda TAB Imbau Tampung Air

11 Juni 2021, 21: 49: 34 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Sumber Air Mekori Mulai Menurun, Perumda TAB Imbau Tampung Air

PEMELIHARAAN : Kegiatan pemantauan dan pemeliharaan sumber air bersih dan perpipaan yang dilakukan petugas Perumda TAB. (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS – Perusahaan Umum Daerah Tirta Amerta Buana (Perumda TAB) kembali mengimbau pelanggannya untuk melakukan penampungan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan distribusi air bersih.

Terlebih saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Potensi terjadinya gangguan akibat menurunnya sumber pasokan air bersih rentan terjadi.

Bahkan sumber mata air di Mekori, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan saja saat ini sudah mulai mengalami penurunan. Meskipun penurunannya belum sampai berdampak pada kelancaran distribusi ke pelanggan.

Baca juga: Mendukung Pasal Penghinaan Presiden dalam RUU KUHP

Seperti dijelaskan Kepala Sub Bagian Humas Perumda TAB, I Wayan Agus Suanjaya, dari hasil pantauan petugas di lapangan, sumber air di Mekori mengalami penurunan dari 5 liter per detik menjadi 4 liter per detik.

“Kami sudah melakukan pemantauan. Debit air di Mekori sudah mulai mengalami penurunan,” ujar Agus Suanjaya, Jumat (11/6).

Namun dia tetap menegaskan, penurunan tersebut belum sampai berdampak pada pelayanan kepada pelanggan. Khusus untuk layanan air yang bersumber dari Mekori mencakup 400 pelanggan di Desa Belimbing saja.

“Biasanya gangguan baru akan terasa di saat puncak kemarau. Biasanya setiap Agustus,” imbuhnya.

 Sejauh ini, kata dia, hasil pantauan lapangan, baru sumber air Mekori saja yang mengalami penurunan. Sekalipun potensi penurunan tersebut rentan terjadi di dua wilayah. Selain Pupuan yang menjadi lokasi sumber air Mekori, Kecamatan Selemadeg Timur, juga potensial mengalami gangguan. Khususnya pada sumber air di Desa Gadungan. “Cuma untuk yang di Desa Gadungan belum,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya meminta kerja sama pelanggan untuk mengantisipasi gangguan tersebut dengan melakukan penampungan air bersih. Meskipun dari jajaran Perumda TAB sendiri sudah melakukan persiapan untuk memantau kemungkinan terjadinya berbagai gangguan layanan. Yakni dengan melakukan inspeksi terhadap sumber air beserta instalasi perpipaan yang menjadi urat nadi distribusi air bersih ke pelanggan. 

(bx/hai/rin/JPR)

 TOP